28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Pamit Cuci Baju di Anak Kali Welang, Nenek Ditemukan Tewas Tenggelam

PASURUAN, Radar Bromo – Nenek bernama Kholifah itu pamit untuk mencuci di sungai. Lepas Subuh dia berangkat ke anak Sungai Welang. Berangkat pukul 04.30, lansia berumur 73 tahun itu tidak juga pulang hingga pukul 08.30. Ternyata dia tenggelam di kali.

Tubuh korban ditemukan Selasa (24/1), sekitar pukul 08.40. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Iptu Merdhania Pravita mengatakan, korban pamit mencuci baju dan mandi di kali. Anak Sungai Welang. Wilayahnya masuk Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

“Korban sudah biasa ke sungai memang. Orang Mojokerto ikut anaknya di Plinggisan,” katanya.

Hingga pukul 06.00, korban belum pulang. Karena ibunya lama tidak kembali, anak korban, Mustakin, langsung mencarinya. Tapi, saat tiba di tempat biasanya sang ibu mencuci baju dan mandi, korban tak ada. Mustakim pun mengajak beberapa warga untuk mencari. Menyusuri sekitar aliran sungai.

Baca Juga:  Dua Hari Truk Parkir di Jalan Raya Carat Gempol, Ternyata Sopir Meninggal

“Korban ditemukan sudah meninggal,” tandasnya.

Sebelum dibawa pulang, jasad Kholifah lebih dulu divisum luar. Hasilnya, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Keluarga menerima sebagai musibah. Dan tidak menuntut siapa pun,” terangnya. (sid/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Nenek bernama Kholifah itu pamit untuk mencuci di sungai. Lepas Subuh dia berangkat ke anak Sungai Welang. Berangkat pukul 04.30, lansia berumur 73 tahun itu tidak juga pulang hingga pukul 08.30. Ternyata dia tenggelam di kali.

Tubuh korban ditemukan Selasa (24/1), sekitar pukul 08.40. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Iptu Merdhania Pravita mengatakan, korban pamit mencuci baju dan mandi di kali. Anak Sungai Welang. Wilayahnya masuk Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

“Korban sudah biasa ke sungai memang. Orang Mojokerto ikut anaknya di Plinggisan,” katanya.

Hingga pukul 06.00, korban belum pulang. Karena ibunya lama tidak kembali, anak korban, Mustakin, langsung mencarinya. Tapi, saat tiba di tempat biasanya sang ibu mencuci baju dan mandi, korban tak ada. Mustakim pun mengajak beberapa warga untuk mencari. Menyusuri sekitar aliran sungai.

Baca Juga:  Ambruk saat Jualan Kerai Keliling di Dringu, Warga OKI Meninggal

“Korban ditemukan sudah meninggal,” tandasnya.

Sebelum dibawa pulang, jasad Kholifah lebih dulu divisum luar. Hasilnya, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Keluarga menerima sebagai musibah. Dan tidak menuntut siapa pun,” terangnya. (sid/far)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru