31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Anggota Panwas Kecamatan Minimal 30 Persen Perempuan

PASURUAN, Radar Bromo – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan mulai menyiapkan ”pasukan” pengawasan menghadapi tahun-tahun politik. Di setiap kecamatan, paling tidak ada tiga. Mereka akan bertugas pada Pemilu 2024.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh. Anas menyatakan, pembentukan panwascam tetap melalui proses rekrutmen. Masing-masing kecamatan memerlukan tiga pengawas. Bawaslu membuka pendaftaran mulai 21 September hingga 27 September 2022. Berapa pun pendaftar akan diterima. Sebab, mereka akan mengikuti serangkaian seleksi.

”Mulai seleksi administrasi, tulis, maupun wawancara,” ungkap Anas dalam sosialisasi kepada camat dan lurah se-Kota Pasuruan, Rabu (21/9).

Dia menjelaskan, tes bagi peserta rekrutmen tetap menggunakan sistem CAT (computer assisted test). Bedanya, kali ini yang lolos ke tahapan seleksi wawancara akan ditentukan berdasarkan ranking pada sistem CAT tersebut. Yaitu, hanya enam peserta dengan nilai tertinggi dalam tahap tes CAT.

”Beda dengan sebelumnya, yaitu semua yang lolos tes tulis bisa mengikuti wawancara. Sekarang menggunakan pe-ranking-an melalui sistem. Di masing-masing kecamatan, diambil enam. Jadi dua kali dari kuota yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Anas juga meminta bantuan para lurah dan camat untuk menyosialisasikan rekrutmen panwascam di wilayahnya. Apalagi, periode kali ini kuota keterwakilan perempuan menjadi hal yang utama. Di masa pendaftaran saja, harus memenuhi 30 persen pendaftar perempuan. Bila tidak, masa pendaftaran bakal diperpanjang.

PASURUAN, Radar Bromo – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan mulai menyiapkan ”pasukan” pengawasan menghadapi tahun-tahun politik. Di setiap kecamatan, paling tidak ada tiga. Mereka akan bertugas pada Pemilu 2024.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh. Anas menyatakan, pembentukan panwascam tetap melalui proses rekrutmen. Masing-masing kecamatan memerlukan tiga pengawas. Bawaslu membuka pendaftaran mulai 21 September hingga 27 September 2022. Berapa pun pendaftar akan diterima. Sebab, mereka akan mengikuti serangkaian seleksi.

”Mulai seleksi administrasi, tulis, maupun wawancara,” ungkap Anas dalam sosialisasi kepada camat dan lurah se-Kota Pasuruan, Rabu (21/9).

Dia menjelaskan, tes bagi peserta rekrutmen tetap menggunakan sistem CAT (computer assisted test). Bedanya, kali ini yang lolos ke tahapan seleksi wawancara akan ditentukan berdasarkan ranking pada sistem CAT tersebut. Yaitu, hanya enam peserta dengan nilai tertinggi dalam tahap tes CAT.

”Beda dengan sebelumnya, yaitu semua yang lolos tes tulis bisa mengikuti wawancara. Sekarang menggunakan pe-ranking-an melalui sistem. Di masing-masing kecamatan, diambil enam. Jadi dua kali dari kuota yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Anas juga meminta bantuan para lurah dan camat untuk menyosialisasikan rekrutmen panwascam di wilayahnya. Apalagi, periode kali ini kuota keterwakilan perempuan menjadi hal yang utama. Di masa pendaftaran saja, harus memenuhi 30 persen pendaftar perempuan. Bila tidak, masa pendaftaran bakal diperpanjang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/