28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Lapangan Krapyakrejo Bakal Dikenakan Tarif Sewa

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus menambah fasilitas olahraga di kelurahan-kelurahan. Salah satunya lapangan Krapyakrejo yang dibangun tahun lalu dan siap dimanfaatkan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan Basuki mengatakan, lapangan Krapyakrejo sudah siap dimanfaatkan. Kondisinya jauh lebih baik ketimbang sebelumnya. Dinasnya bahkan juga melengkapi beberapa fasilitas standar untuk pertandingan sepak bola di sana.

“Intinya, sudah bisa dipakai. Tapi juga sambil ada perawatan-perawatan rumput agar kondisinya tetap rapi,” kata Basuki.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dicky Yudho menambahkan, aset tersebut memang sudah menjadi kewenangan dinas setelah dibangun tahun lalu. Dengan begitu, masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut harus mendapatkan izin dari dinas. Setidaknya, kegiatan yang berjalan bisa terjadwal dan tidak saling berbenturan.

Baca Juga:  Dewan Sidak Proyek Sekolah, Jangan Sampai SDN Gentong Terulang

“Yang pasti, setelah dibangun sudah menjadi kewenangan Disparpora untuk pemanfaatannya. Sekarang sedang kami maksimalkan perawatannya,” kata Dicky.

Saat ini, dinasnya juga tengah melakukan pemeliharaan rumput yang dimulai pekan lalu. Kendati demikian, dia mengatakan jika animo masyarakat untuk memanfaatkan lapangan tersebut cukup tinggi.

“Kemarin ada beberapa warga yang minta izin dipakai latihan, kami perbolehkan,” jelasnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus menambah fasilitas olahraga di kelurahan-kelurahan. Salah satunya lapangan Krapyakrejo yang dibangun tahun lalu dan siap dimanfaatkan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan Basuki mengatakan, lapangan Krapyakrejo sudah siap dimanfaatkan. Kondisinya jauh lebih baik ketimbang sebelumnya. Dinasnya bahkan juga melengkapi beberapa fasilitas standar untuk pertandingan sepak bola di sana.

“Intinya, sudah bisa dipakai. Tapi juga sambil ada perawatan-perawatan rumput agar kondisinya tetap rapi,” kata Basuki.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dicky Yudho menambahkan, aset tersebut memang sudah menjadi kewenangan dinas setelah dibangun tahun lalu. Dengan begitu, masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut harus mendapatkan izin dari dinas. Setidaknya, kegiatan yang berjalan bisa terjadwal dan tidak saling berbenturan.

Baca Juga:  PPKM Mikro Tak Efektif, Padahal Honor Relawan Rp 819 Juta Per Bulan

“Yang pasti, setelah dibangun sudah menjadi kewenangan Disparpora untuk pemanfaatannya. Sekarang sedang kami maksimalkan perawatannya,” kata Dicky.

Saat ini, dinasnya juga tengah melakukan pemeliharaan rumput yang dimulai pekan lalu. Kendati demikian, dia mengatakan jika animo masyarakat untuk memanfaatkan lapangan tersebut cukup tinggi.

“Kemarin ada beberapa warga yang minta izin dipakai latihan, kami perbolehkan,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru