28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Awas Lubang di Jalur Pantura Bahayakan Pengendara

PASURUAN, Radar Bromo – Musim hujan bukan hanya membuat ancaman bencana kian berpotensi terjadi. Air hujan yang turun juga bisa merusak infrastruktur yakni aspal jalan. Di jalur Pasuruan-Probolinggo misalnya. Ada sejumlah lubang yang patut diwaspadai pengendara.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kerusakan jalan itu salah satunya di Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Tepat di sisi barat rel kereta api. Ada lubang yang sering membahayakan pengendara roda dua. Terlebih saat hujan karena dapat menyamarkan lubang.

Alhasil, pengendara kini resah. Salah satunya Maulana Iliyin, 25. Dia mengatakan saat dirinya mengendarai roda dua. Dia sering terkecoh saat berkendara di belakang kendaraan besar. “Sangat meresahkan. Saya sendiri pernah terperosok di situ. Apalagi orang yang bukan daerah sini, sudah banyak yang terperosok,” ujar warga Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok.

Baca Juga:  BBPJN Jatim-Bali Rehab Dua Jembatan di Jalur Nasional

Tak hanya di Gejugjati. Di Sambirejo, Kecamatan Rejoso juga terdapat sejumlah lubang. Jalan lubang tersebut berkali-kali di tambal sulam, namun masih saja rusak. Bahkan saat ini dikasih tanda warna putih sebagai tanda jalan berlubang.

“Meski sudah ditambal tapi tambalannya kurang rata. Jadi kalau pengendara roda dua berkecepatan tinggi, bisa membahayakan,” ujar Soleh, warga Rejoso.

Menurutnya, sepanjang jalan ini sudah sering kali kecelakaan. Bahkan juga sering merenggut nyawa. Dia pun berharap agar jalan yang berlubang cepat diperbaiki. Meskipun itu sedikit. “Kasihan yang melintas. Kalau sudah kecelakaan kan kasihan,” ujarnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Musim hujan bukan hanya membuat ancaman bencana kian berpotensi terjadi. Air hujan yang turun juga bisa merusak infrastruktur yakni aspal jalan. Di jalur Pasuruan-Probolinggo misalnya. Ada sejumlah lubang yang patut diwaspadai pengendara.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kerusakan jalan itu salah satunya di Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Tepat di sisi barat rel kereta api. Ada lubang yang sering membahayakan pengendara roda dua. Terlebih saat hujan karena dapat menyamarkan lubang.

Alhasil, pengendara kini resah. Salah satunya Maulana Iliyin, 25. Dia mengatakan saat dirinya mengendarai roda dua. Dia sering terkecoh saat berkendara di belakang kendaraan besar. “Sangat meresahkan. Saya sendiri pernah terperosok di situ. Apalagi orang yang bukan daerah sini, sudah banyak yang terperosok,” ujar warga Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok.

Baca Juga:  Kebut Perbaikan Jembatan Kali Juri di Purwosari

Tak hanya di Gejugjati. Di Sambirejo, Kecamatan Rejoso juga terdapat sejumlah lubang. Jalan lubang tersebut berkali-kali di tambal sulam, namun masih saja rusak. Bahkan saat ini dikasih tanda warna putih sebagai tanda jalan berlubang.

“Meski sudah ditambal tapi tambalannya kurang rata. Jadi kalau pengendara roda dua berkecepatan tinggi, bisa membahayakan,” ujar Soleh, warga Rejoso.

Menurutnya, sepanjang jalan ini sudah sering kali kecelakaan. Bahkan juga sering merenggut nyawa. Dia pun berharap agar jalan yang berlubang cepat diperbaiki. Meskipun itu sedikit. “Kasihan yang melintas. Kalau sudah kecelakaan kan kasihan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru