24.7 C
Probolinggo
Sunday, June 11, 2023

Gus Ipul: Ada Perbaikan Kinerja Pemkot Pasuruan Dibanding 2021

PASURUAN, Radar Bromo – Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf memamerkan beberapa capaian yang diraih sepanjang 2022. Hal itu disinggungnya saat menyampaikan nota pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) APBD 2022, Senin (20/3).

Menurut Gus Ipul–sapaan Saifullah Yusuf–visi misi Kota Pasuruan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026, memiliki sejumlah indikator. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi, menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran.

“Saya bersyukur tahun 2022 kita lewati dengan sejumlah kado istimewa berupa penghargaan dari sejumlah instansi. Lalu, secara umum ada perbaikan kinerja dibanding tahun 2021,” ungkapnya.

Soal anggaran, dia memaparkan pendapatan daerah yang semula Rp 831,9 juta bertambah Rp 28,4 juta. Sehingga menjadi Rp 860,3 juta.

Baca Juga:  Pemkot Pasuruan Targetkan Identitas Digital Capai 25 Persen Tahun 2023

Dia mengakui jika postur pendapatan Kota Pasuruan masih sangat bergantung pada pendapatan transfer. Yakni, sebesar 82 persen. Sementara pendapatan asli daerah, meski ada kenaikan hanya menyumbang 17,76 persen.

“Memang selama ini mayoritas pendapatan kita dari pendapatan transfer. Tetapi, tetap ada peningkatan PAD dari yang sebelumnya direncanakan Rp 131,6 juta menjadi Rp 155,6 juta,” ungkap Gus Ipul.

Dia mengatakan, peningkatan PAD juga akan menjadi konsentrasinya ke depan. Caranya, mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang selama ini belum digali secara maksimal. Bila perlu juga dengan menambah potensi pendapatan dari beberapa sektor.

PASURUAN, Radar Bromo – Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf memamerkan beberapa capaian yang diraih sepanjang 2022. Hal itu disinggungnya saat menyampaikan nota pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) APBD 2022, Senin (20/3).

Menurut Gus Ipul–sapaan Saifullah Yusuf–visi misi Kota Pasuruan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026, memiliki sejumlah indikator. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi, menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran.

“Saya bersyukur tahun 2022 kita lewati dengan sejumlah kado istimewa berupa penghargaan dari sejumlah instansi. Lalu, secara umum ada perbaikan kinerja dibanding tahun 2021,” ungkapnya.

Soal anggaran, dia memaparkan pendapatan daerah yang semula Rp 831,9 juta bertambah Rp 28,4 juta. Sehingga menjadi Rp 860,3 juta.

Baca Juga:  Rencana Perbaiki Tanggul Sungai Curah di Winongan untuk Cegah Banjir

Dia mengakui jika postur pendapatan Kota Pasuruan masih sangat bergantung pada pendapatan transfer. Yakni, sebesar 82 persen. Sementara pendapatan asli daerah, meski ada kenaikan hanya menyumbang 17,76 persen.

“Memang selama ini mayoritas pendapatan kita dari pendapatan transfer. Tetapi, tetap ada peningkatan PAD dari yang sebelumnya direncanakan Rp 131,6 juta menjadi Rp 155,6 juta,” ungkap Gus Ipul.

Dia mengatakan, peningkatan PAD juga akan menjadi konsentrasinya ke depan. Caranya, mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang selama ini belum digali secara maksimal. Bila perlu juga dengan menambah potensi pendapatan dari beberapa sektor.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru