31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Lantai Dua Pasar Poncol Kumuh

PASURUAN, Radar Bromo – Kondisi bangunan lantai dua Pasar Poncol Kota Pasuruan cukup memprihatinkan. Kumuh, berbau, dan kurang terawat. Tidak sedikit kios-kios pedagang yang mangkrak.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, debu-debu memenuhi lantai bangunan di belakang gedung Mal Pelayanan Publik itu. Anak-anak tangga yang menjadi akses menuju lantai dua kotor. Sebagian keramiknya sudah rompal. Tembok-tembok terlihat kusam. Pada beberapa sudut bangunan, juga memunculkan aroma tidak sedap.

Belum lagi sampah yang dibuang begitu saja. Bahkan sebagian sampah nyangkut di atap-atap lantai satu. Kondisi itu sangat disayangkan.

Ihsan, salah seorang warga mengatakan, kondisi yang tidak nyaman itu justru membuat pasar itu tidak dilirik pengunjung. ”Terkesan tak terawat dan kumuh, banyak kios tak terpakai dan tak terawat,” kata Ihsan.

Bahkan, kondisi yang ada tersebut bertolak belakang dengan jargon Pasuruan Resik yang hampir setiap hari lagunya diputar di setiap perempatan jalan. Sebagai penanda bahwa Kota Pasuruan bakal menjadi tuan rumah MTQ Jawa Timur 2022.

Seharusnya, kata Ihsan, aset daerah seperti pasar juga tidak luput dari perhatian pemerintah bila memang serius menggarap kebersihan.       ”Sekarang saja kondisinya kotor dan bau pesing. Ini kan juga perlu perhatian sebelum ajang MTQ nanti digelar,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah lebih memperhatikan kebersihan pasar. Tidak hanya Pasar Poncol, tapi juga semua pasar. Sehingga pengunjung betah berbelanja ke pasar. Pedagang juga tak kecewa lantaran ditinggal pembeli akibat kondisi pasar yang tak terawat.

PASURUAN, Radar Bromo – Kondisi bangunan lantai dua Pasar Poncol Kota Pasuruan cukup memprihatinkan. Kumuh, berbau, dan kurang terawat. Tidak sedikit kios-kios pedagang yang mangkrak.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, debu-debu memenuhi lantai bangunan di belakang gedung Mal Pelayanan Publik itu. Anak-anak tangga yang menjadi akses menuju lantai dua kotor. Sebagian keramiknya sudah rompal. Tembok-tembok terlihat kusam. Pada beberapa sudut bangunan, juga memunculkan aroma tidak sedap.

Belum lagi sampah yang dibuang begitu saja. Bahkan sebagian sampah nyangkut di atap-atap lantai satu. Kondisi itu sangat disayangkan.

Ihsan, salah seorang warga mengatakan, kondisi yang tidak nyaman itu justru membuat pasar itu tidak dilirik pengunjung. ”Terkesan tak terawat dan kumuh, banyak kios tak terpakai dan tak terawat,” kata Ihsan.

Bahkan, kondisi yang ada tersebut bertolak belakang dengan jargon Pasuruan Resik yang hampir setiap hari lagunya diputar di setiap perempatan jalan. Sebagai penanda bahwa Kota Pasuruan bakal menjadi tuan rumah MTQ Jawa Timur 2022.

Seharusnya, kata Ihsan, aset daerah seperti pasar juga tidak luput dari perhatian pemerintah bila memang serius menggarap kebersihan.       ”Sekarang saja kondisinya kotor dan bau pesing. Ini kan juga perlu perhatian sebelum ajang MTQ nanti digelar,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah lebih memperhatikan kebersihan pasar. Tidak hanya Pasar Poncol, tapi juga semua pasar. Sehingga pengunjung betah berbelanja ke pasar. Pedagang juga tak kecewa lantaran ditinggal pembeli akibat kondisi pasar yang tak terawat.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/