27.5 C
Probolinggo
Saturday, March 25, 2023

Tebar Ikan di Sungai Rejoso, Lihat Warga Buang Sampah

PASURUAN, Radar Bromo – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur Baju Trihaksoro langsung menoleh. Dia sedang mem-briefing Tim Susur Sungai Rejoso saat seorang perempuan terlihat seenaknya membuang sampah ke kali. Satu karung. Lalu, pergi dengan cuek.

Lhoo, ya kan,” ungkap Baju singkat.

Puluhan warga lain juga menyaksikan dari atas Jembatan Winongan bagaimana hal seperti itu terjadi. Kali Rejoso banyak dicemari sampah rumah tangga. Bertebaran di sempadan sungai selama bertahun-tahun.

Setelah pengarahan selesai, Baju pun mengambil plastik berisi ratusan ikan nila. Satu per satu jenis ikan konsumsi air tawar itu dilepas. Disaksikan warga, anggota TNI, kepolisian, maupun pegawai Dinas PU SDA Jatim.

Baca Juga:  Sejam Jaring 28 Pelanggar Protokoler Kesehatan di Fasum

Saat berada di lokasi, Baju ternyata melihat sendiri masih ada yang buang sampah sembarangan. Perilaku itu tidak layak ditiru. Karena itu, Dinas PU SDA Jatim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk sosialisasi. Mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

“Air ini kan sangat penting. Jadi, kami harap dijaga. Dengan disebari ikan, ini sebagai simbol untuk mengajak masyarakat selalu menjaga mata air,” kata Baju.

Ada 500 bibit nila yang disebar kemarin. Ini merupakan simbol untuk melestarikan lingkungan. Banyaknya ikan yang hidup di sungai menandakan sungai itu sedang dalam kondisi bagus dan tidak tercemar.

PASURUAN, Radar Bromo – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur Baju Trihaksoro langsung menoleh. Dia sedang mem-briefing Tim Susur Sungai Rejoso saat seorang perempuan terlihat seenaknya membuang sampah ke kali. Satu karung. Lalu, pergi dengan cuek.

Lhoo, ya kan,” ungkap Baju singkat.

Puluhan warga lain juga menyaksikan dari atas Jembatan Winongan bagaimana hal seperti itu terjadi. Kali Rejoso banyak dicemari sampah rumah tangga. Bertebaran di sempadan sungai selama bertahun-tahun.

Setelah pengarahan selesai, Baju pun mengambil plastik berisi ratusan ikan nila. Satu per satu jenis ikan konsumsi air tawar itu dilepas. Disaksikan warga, anggota TNI, kepolisian, maupun pegawai Dinas PU SDA Jatim.

Baca Juga:  Sering Picu Banjir, Tahun Ini Tiga Sungai di Pasuruan Dinormalisasi

Saat berada di lokasi, Baju ternyata melihat sendiri masih ada yang buang sampah sembarangan. Perilaku itu tidak layak ditiru. Karena itu, Dinas PU SDA Jatim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk sosialisasi. Mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

“Air ini kan sangat penting. Jadi, kami harap dijaga. Dengan disebari ikan, ini sebagai simbol untuk mengajak masyarakat selalu menjaga mata air,” kata Baju.

Ada 500 bibit nila yang disebar kemarin. Ini merupakan simbol untuk melestarikan lingkungan. Banyaknya ikan yang hidup di sungai menandakan sungai itu sedang dalam kondisi bagus dan tidak tercemar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru