31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Atasi Banjir di Pusat Kota, Benahi Drainase Alun-alun Kota Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Beberapa kali pusat Kota Pasuruan kebanjiran. Agar tak lagi banjir, Pemkot Pasuruan pun membenahi drainase di sekitar alun-alun kota. Anggarannya mencapai Rp 8,5 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan Gustap Purwoko menjelaskan, proyek pengerjaan drainase tersebut sudah berjalan satu bulanan. Meskipun demikian, pengerjaannya masih sekitar 1 persen. Ditargetkan, proyek ini selesai bulan November.

“Untuk pengerjaannya sudah dilakukan. Target lima bulan dan sudah berjalan satu bulan,” katanya saat dikonfirmasi.

Memang, saat ini pengerjaan masih satu persen. Sebab, pemasangan Uditch masih belum dilakukan. Yaitu, saluran drainase atau gorong-gorong dari beton dengan bentuk U. Jika Uditch nantinya sudah dipasang, maka persentasi pengerjaannya akan cepat naik.

Uditch sudah datang. Dan sebentar lagi sudah mulai di pasang,” terangnya.

Proyek drainase tersebut dilakukan melingkari alun-alun, kecuali sebelah selatan. Kemudian trotoar di depan Masjid Jami’ Al Anwar, trotoar utara alun-alun, timur alun-alun, dan selatan alun-alun.

Lalu, di kanan dan kiri Jalan WR Supratman hingga Kali Gembong. Selanjutnya, air dari gorong-gorong tersebut dibuang ke Kali Gembong untuk menghindari banjir.

PASURUAN, Radar Bromo – Beberapa kali pusat Kota Pasuruan kebanjiran. Agar tak lagi banjir, Pemkot Pasuruan pun membenahi drainase di sekitar alun-alun kota. Anggarannya mencapai Rp 8,5 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan Gustap Purwoko menjelaskan, proyek pengerjaan drainase tersebut sudah berjalan satu bulanan. Meskipun demikian, pengerjaannya masih sekitar 1 persen. Ditargetkan, proyek ini selesai bulan November.

“Untuk pengerjaannya sudah dilakukan. Target lima bulan dan sudah berjalan satu bulan,” katanya saat dikonfirmasi.

Memang, saat ini pengerjaan masih satu persen. Sebab, pemasangan Uditch masih belum dilakukan. Yaitu, saluran drainase atau gorong-gorong dari beton dengan bentuk U. Jika Uditch nantinya sudah dipasang, maka persentasi pengerjaannya akan cepat naik.

Uditch sudah datang. Dan sebentar lagi sudah mulai di pasang,” terangnya.

Proyek drainase tersebut dilakukan melingkari alun-alun, kecuali sebelah selatan. Kemudian trotoar di depan Masjid Jami’ Al Anwar, trotoar utara alun-alun, timur alun-alun, dan selatan alun-alun.

Lalu, di kanan dan kiri Jalan WR Supratman hingga Kali Gembong. Selanjutnya, air dari gorong-gorong tersebut dibuang ke Kali Gembong untuk menghindari banjir.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/