26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Susul Imunisasi Dasar untuk Anak di Posyandu

KRATON, Radar Bromo – Pemberian vaksin atau imunisasi pada anak sejak lahir memiliki tujuan untuk menunjang kekebalan tubuh yang belum sempurna. Ada beberapa imunisasi yang diberikan untuk anak mulai dari lahir hingga usia 2 tahun. Setelahnya dilakukan vaksinasi ulang sampai anak berusia 18 tahun.

Sayangnya, tidak sedikit orang tua yang masih kurang menyadari pentingnya pemberian vaksin atau imunisasi dasar lengkap pada anak. Tidak jarang pemberian vaksin wajib terlambat diberikan, tidak lengkap atau belum imunisasi, serta tidak sesuai dengan jadwal. Padahal WHO telah memberikan jadwal imunisasi anak berdasarkan perhitungan dan uji klinis.

Bisakah vaksin atau imunisasi pada anak dapat di kejar? Menurut dr. Noer Izza K. Kepala UOBF Puskesmas Kraton, imunisasi kejar adalah upaya yang diberikan kepada individu dengan sebab tertinggal satu atau lebih dari dosis vaksin yang diberikan. Bisa dilakukan bersamaan dengan jadwal imunisasi rutin, atau pada kegiatan imunisasi khusus.

WHO menyebutkan bahwa batas anak untuk melakukan imunisasi kejar bisa hingga usianya 18 tahun. Meski begitu, tidak semua imunisasi bisa dilakukan. Tetap bergantung pada jenis dan usia anak.

“Setiap jenis imunisasi memiliki jadwal yang berbeda dan beberapa tidak dapat dikejar. Pastikan orangtua mencatat semua imunisasi yang sudah diberikan pada anak. Bila perlu buatlah pengingat kapan harus melakukan imunisasi pada anak,” beber Noer Izza.

Jika ternyata lupa jadwal imunisasi anak, lakukan konsultasi dengan bidan desa setempat. Jika masih dapat tersusul, lakukan janji di posyandu atau faskes terdekat dengan bidan desa. (sid/fun)

KRATON, Radar Bromo – Pemberian vaksin atau imunisasi pada anak sejak lahir memiliki tujuan untuk menunjang kekebalan tubuh yang belum sempurna. Ada beberapa imunisasi yang diberikan untuk anak mulai dari lahir hingga usia 2 tahun. Setelahnya dilakukan vaksinasi ulang sampai anak berusia 18 tahun.

Sayangnya, tidak sedikit orang tua yang masih kurang menyadari pentingnya pemberian vaksin atau imunisasi dasar lengkap pada anak. Tidak jarang pemberian vaksin wajib terlambat diberikan, tidak lengkap atau belum imunisasi, serta tidak sesuai dengan jadwal. Padahal WHO telah memberikan jadwal imunisasi anak berdasarkan perhitungan dan uji klinis.

Bisakah vaksin atau imunisasi pada anak dapat di kejar? Menurut dr. Noer Izza K. Kepala UOBF Puskesmas Kraton, imunisasi kejar adalah upaya yang diberikan kepada individu dengan sebab tertinggal satu atau lebih dari dosis vaksin yang diberikan. Bisa dilakukan bersamaan dengan jadwal imunisasi rutin, atau pada kegiatan imunisasi khusus.

WHO menyebutkan bahwa batas anak untuk melakukan imunisasi kejar bisa hingga usianya 18 tahun. Meski begitu, tidak semua imunisasi bisa dilakukan. Tetap bergantung pada jenis dan usia anak.

“Setiap jenis imunisasi memiliki jadwal yang berbeda dan beberapa tidak dapat dikejar. Pastikan orangtua mencatat semua imunisasi yang sudah diberikan pada anak. Bila perlu buatlah pengingat kapan harus melakukan imunisasi pada anak,” beber Noer Izza.

Jika ternyata lupa jadwal imunisasi anak, lakukan konsultasi dengan bidan desa setempat. Jika masih dapat tersusul, lakukan janji di posyandu atau faskes terdekat dengan bidan desa. (sid/fun)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/