25.6 C
Probolinggo
Tuesday, October 4, 2022

Target Tuntas Rehab Gedung MPP 3 Bulan, Sekarang Baru Tahap Lelang

PASURUAN, Radar Bromo – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Pasuruan harus mengejar waktu untuk melanjutkan rehabilitasi gedung Mal Pelayanan Publik (MPP). Pekerjaan itu sudah direncanakan digarap pada 2022 ini. Tapi, proyek dengan nilai anggaran Rp 1,3 miliar itu baru memasuki tahap lelang.

Plt Kepala DPM PTSP Kota Pasuruan Indra Gunawan mengatakan, rehabilitasi gedung bekas Mal Poncol itu memang belum sepenuhnya selesai. Sebab, pekerjaan proyek tahun lalu hanya untuk menyiapkan konstruksi dasar sebagai mal pelayanan publik. Karena itu, mesti ada lanjutan tahun ini.

”Pekerjaan tahun kemarin hanya untuk menyiapkan fungsi gedung yang semula digunakan untuk mal menjadi pusat layanan,” katanya.

Dinasnya sudah mengajukan lelang proyek lanjutan rehabilitasi gedung MPP tersebut ke Badan Pengadaan Barang dan Jasa. Menurut Indra, dengan anggaran yang sudah tersedia, gedung MPP nantinya bisa lebih maksimal sebagai tempat pelayanan. Menurut rencana, pelayanan semua instansi akan ditempatkan di sana.

”Tidak hanya pelayanan di lingkungan pemerintah kota, tetapi juga instansi vertikal,” katanya. Misalnya, instansi layanan pemerintah provinsi mapun pusat.

Selain memoles fisik gedung, lanjut Indra, proyek itu juga sekaligus membenahi bilik-bilik layanan yang sudah ada. Termasuk, menyediakan beberapa fasilitas untuk pengunjung. Misalnya, kamar mandi dan musala. Fasilitas lain, seperti ruang laktasi dan playground, sudah disediakan.

”Jadi, selain merehab fisiknya, juga akan lebih banyak menuntaskan bagian interior gedung. Sementara diprioritaskan lantai I dulu karena memang tempat layanan dipusatkan di lantai I,” jelasnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Pasuruan harus mengejar waktu untuk melanjutkan rehabilitasi gedung Mal Pelayanan Publik (MPP). Pekerjaan itu sudah direncanakan digarap pada 2022 ini. Tapi, proyek dengan nilai anggaran Rp 1,3 miliar itu baru memasuki tahap lelang.

Plt Kepala DPM PTSP Kota Pasuruan Indra Gunawan mengatakan, rehabilitasi gedung bekas Mal Poncol itu memang belum sepenuhnya selesai. Sebab, pekerjaan proyek tahun lalu hanya untuk menyiapkan konstruksi dasar sebagai mal pelayanan publik. Karena itu, mesti ada lanjutan tahun ini.

”Pekerjaan tahun kemarin hanya untuk menyiapkan fungsi gedung yang semula digunakan untuk mal menjadi pusat layanan,” katanya.

Dinasnya sudah mengajukan lelang proyek lanjutan rehabilitasi gedung MPP tersebut ke Badan Pengadaan Barang dan Jasa. Menurut Indra, dengan anggaran yang sudah tersedia, gedung MPP nantinya bisa lebih maksimal sebagai tempat pelayanan. Menurut rencana, pelayanan semua instansi akan ditempatkan di sana.

”Tidak hanya pelayanan di lingkungan pemerintah kota, tetapi juga instansi vertikal,” katanya. Misalnya, instansi layanan pemerintah provinsi mapun pusat.

Selain memoles fisik gedung, lanjut Indra, proyek itu juga sekaligus membenahi bilik-bilik layanan yang sudah ada. Termasuk, menyediakan beberapa fasilitas untuk pengunjung. Misalnya, kamar mandi dan musala. Fasilitas lain, seperti ruang laktasi dan playground, sudah disediakan.

”Jadi, selain merehab fisiknya, juga akan lebih banyak menuntaskan bagian interior gedung. Sementara diprioritaskan lantai I dulu karena memang tempat layanan dipusatkan di lantai I,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/