28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Banjir Rob Rendam Delapan Kelurahan di Kota Pasuruan

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Air laut pasang yang terjadi beberapa hari terakhir di perairan Pasuruan menyebabkan banjir di Kota Pasuruan. Sejumlah wilayah di pesisir kota kebanjiran atau biasa disebut banjir rob.

Dari pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, ada delapan kelurahan yang kebanjiran. Yakni Kelurahan Tambaan, Ngemplakrejo, Panggungrejo dan Mandaranrejo di Kecamatan Panggungrejo. Lalu, Kelurahan Blandongan, Kepel dan Tapaan di Kecamatan Bugul Kidul. Serta Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo.

Ketinggian air di delapan kelurahan itu berbeda-beda. Antara 20 hingga 50 sentimeter di delapan kelurahan yang ada.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan Catur Aldoko menyebut, banjir rob di Pasuruan terjadi sejak Jumat (5/6). Puncaknya Sabtu (6/6) dan Minggu (7/6). Diperkirakan, banjir rob ini akan berakhir Senin (8/6).

Baca Juga:  Tambah Pasokan Air ke 3 Kecamatan saat Puncak Kemarau

Dijelaskan Catur, banjir rob diakibatkan oleh pasang air laut. Selama pasang, ketinggian air laut mencapai 2,9 meter sampai 3 meter dari ketinggian normal.

“Ini murni karena pasang air laut. Tidak ada korban jiwa atau kerugian materiil yang dialami warga. Air laut yang masuk ke permukiman warga, dalam batas wajar. Di permukiman paling tinggi hanya berkisar 50 sentimeter saja,”sebut Catur. (tom/hn)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Air laut pasang yang terjadi beberapa hari terakhir di perairan Pasuruan menyebabkan banjir di Kota Pasuruan. Sejumlah wilayah di pesisir kota kebanjiran atau biasa disebut banjir rob.

Dari pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, ada delapan kelurahan yang kebanjiran. Yakni Kelurahan Tambaan, Ngemplakrejo, Panggungrejo dan Mandaranrejo di Kecamatan Panggungrejo. Lalu, Kelurahan Blandongan, Kepel dan Tapaan di Kecamatan Bugul Kidul. Serta Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo.

Ketinggian air di delapan kelurahan itu berbeda-beda. Antara 20 hingga 50 sentimeter di delapan kelurahan yang ada.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan Catur Aldoko menyebut, banjir rob di Pasuruan terjadi sejak Jumat (5/6). Puncaknya Sabtu (6/6) dan Minggu (7/6). Diperkirakan, banjir rob ini akan berakhir Senin (8/6).

Baca Juga:  Gagal Revitalisasi, Pasar Kebonagung Direhab Kecil

Dijelaskan Catur, banjir rob diakibatkan oleh pasang air laut. Selama pasang, ketinggian air laut mencapai 2,9 meter sampai 3 meter dari ketinggian normal.

“Ini murni karena pasang air laut. Tidak ada korban jiwa atau kerugian materiil yang dialami warga. Air laut yang masuk ke permukiman warga, dalam batas wajar. Di permukiman paling tinggi hanya berkisar 50 sentimeter saja,”sebut Catur. (tom/hn)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru