24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Gus Ipul soal Lantik 122 Pejabat Pemkot: Jangan Mikir Setoran!

PASURUAN, Radar Bromo – Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mengingatkan seluruh ASN Pemkot Pasuruan agar tidak berebut jabatan. Lebih-lebih, melakukannya dengan cara yang menabrak aturan. Misalnya, memberikan setoran maupun melakukan pendekatan khusus kepada atasan.

Hal itu disampaikan secara khusus kepada ratusan pejabat eselon II hingga eselon IV yang diambil sumpahnya di Gedung Gradika Senin (3/10). Gus Ipul menegaskan, tradisi berebut jabatan tersebut bukan sekedar opini. Hal itu tecermin dari Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2021 yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

”Itu hasil survei KPK dan saya percaya,” katanya.

ABDI NEGARA: Pelantikan ratusan pejabat eselon II hingga eselon IV yang diambil sumpahnya di Gedung Gradika Senin (3/10). (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Dia menekankan lagi. Sejak dirinya dilantik sebagai wali kota bersama Wakil Wali Kota Adi Wibowo, Gus Ipul sudah meminta Sekda, baperjakat, dan kepala BKD agar tidak menoleransi upaya siapa pun yang ingin mendapatkan jabatan. Terlebih dengan memberikan sesuatu untuk atasan.

Wis opo ae lah, duit, jajan. Dalam bentuk apa pun. Ini harus kita hindari dan basmi bersama,” tandas mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

PASURUAN, Radar Bromo – Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mengingatkan seluruh ASN Pemkot Pasuruan agar tidak berebut jabatan. Lebih-lebih, melakukannya dengan cara yang menabrak aturan. Misalnya, memberikan setoran maupun melakukan pendekatan khusus kepada atasan.

Hal itu disampaikan secara khusus kepada ratusan pejabat eselon II hingga eselon IV yang diambil sumpahnya di Gedung Gradika Senin (3/10). Gus Ipul menegaskan, tradisi berebut jabatan tersebut bukan sekedar opini. Hal itu tecermin dari Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2021 yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

”Itu hasil survei KPK dan saya percaya,” katanya.

ABDI NEGARA: Pelantikan ratusan pejabat eselon II hingga eselon IV yang diambil sumpahnya di Gedung Gradika Senin (3/10). (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Dia menekankan lagi. Sejak dirinya dilantik sebagai wali kota bersama Wakil Wali Kota Adi Wibowo, Gus Ipul sudah meminta Sekda, baperjakat, dan kepala BKD agar tidak menoleransi upaya siapa pun yang ingin mendapatkan jabatan. Terlebih dengan memberikan sesuatu untuk atasan.

Wis opo ae lah, duit, jajan. Dalam bentuk apa pun. Ini harus kita hindari dan basmi bersama,” tandas mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/