28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Potong Jalan di Perempatan Sukodermo Purwosari, Kakek Tewas

PURWOSARI, Radar BromoKakek lansia bernama Suham ini kehilangan nyawa di jalan. Saat naik motor melewati perempatan Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, kakek berusia 63 itu tersambar sepeda motor lain. Hampir seluruh tubuhnya terluka Senin (23/1). Suham pun meninggal.

Peristiwa tragis itu terjadi Senin, sekitar pukul 09.00. Seperti biasa, Suham berangkat dari rumahnya di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Pekerjaannya sehari-hari bertani. Pagi itu dia melewati ruas jalan Bakalan—Sengonagung, Desa Sukodermo.

Mengendarai motor Suzuki Smash tanpa nomor polisi, Suham melewati perempatan. Dari arah selatan ke utara. Di perempatan, dia memotong jalur ke kanan. Hendak berbelok menuju arah timur.

Padahal, dari arah timur, tengah melaju motor Honda Vario 125 bernopol N 5674 VM. Motor itu dikendarai Nur Wachid, 22, warga Desa Branang, Kecamatan Lekok.

Baca Juga:  Ada Bocah Tewas Tenggelam, Ini Kata Pemilik Kolam di Gempol

Suham mendadak menyeberang begitu saja. Nur Wachid yang tengah mengegas motornya tidak sempat mengerem. Terjadilah tabrakan keras.

”Keduanya sama-sama jatuh ke aspal bersama sepeda motor,” terang Kepala Poslantas Purwosari Aiptu Harnadi.

Suham jatuh. Terkapar di aspal. Dia mengalami luka di telinga kanan dan kiri. Darah segar mengalir ke aspal. Dahinya memar. Begitu pula kepala bagian belakang. Betis, punggung, dan lengan lecet. Mata kiri juga lebam. Dari hidungnya juga keluar darah. Dia segera dibawa ke IGD Puskesmas Purwosari. Namun, karena lukanya sangat parah, Suham dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil.

PURWOSARI, Radar BromoKakek lansia bernama Suham ini kehilangan nyawa di jalan. Saat naik motor melewati perempatan Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, kakek berusia 63 itu tersambar sepeda motor lain. Hampir seluruh tubuhnya terluka Senin (23/1). Suham pun meninggal.

Peristiwa tragis itu terjadi Senin, sekitar pukul 09.00. Seperti biasa, Suham berangkat dari rumahnya di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Pekerjaannya sehari-hari bertani. Pagi itu dia melewati ruas jalan Bakalan—Sengonagung, Desa Sukodermo.

Mengendarai motor Suzuki Smash tanpa nomor polisi, Suham melewati perempatan. Dari arah selatan ke utara. Di perempatan, dia memotong jalur ke kanan. Hendak berbelok menuju arah timur.

Padahal, dari arah timur, tengah melaju motor Honda Vario 125 bernopol N 5674 VM. Motor itu dikendarai Nur Wachid, 22, warga Desa Branang, Kecamatan Lekok.

Baca Juga:  Tabrak Truk Parkir di Purwosari, 2 Terluka

Suham mendadak menyeberang begitu saja. Nur Wachid yang tengah mengegas motornya tidak sempat mengerem. Terjadilah tabrakan keras.

”Keduanya sama-sama jatuh ke aspal bersama sepeda motor,” terang Kepala Poslantas Purwosari Aiptu Harnadi.

Suham jatuh. Terkapar di aspal. Dia mengalami luka di telinga kanan dan kiri. Darah segar mengalir ke aspal. Dahinya memar. Begitu pula kepala bagian belakang. Betis, punggung, dan lengan lecet. Mata kiri juga lebam. Dari hidungnya juga keluar darah. Dia segera dibawa ke IGD Puskesmas Purwosari. Namun, karena lukanya sangat parah, Suham dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru