25.6 C
Probolinggo
Tuesday, October 4, 2022

Awas! Ada Lubang Menganga di Tepi Jalan Pecalukan Prigen

PRIGEN, Radar BromoPengendara harus berhati-hati saat melewati jalan kabupaten di wilayah Kelurahan Pecalukan menuju Kelurahan Prigen. Sebab, di sisi jalan tersebut ada lubang besar menganga. Tembok penahan tanah ambrol.

Posisi lubang itu berada di sisi jalan kabupaten dan berbatasan dengan sungai kecil. Lubang itu terlihat sekitar sepekan terakhir. ”Tembok itu pembatas antara jalan dengan saluran air,” ujar Sugiyanto, warga Pecalukan.

Menurut anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan ini, kerusakan tembok penahan tanah itu cukup parah. Lebarnya sekitar 1 meter. Panjangnya 5 meter dengan tinggi 2 meter.

Sugianto menambahkan, beberapa meter di sebelah utara titik tersebut, juga ada titik rawan ambrol. Temboknya sudah mulai berlubang. Sewaktu-waktu bisa ambrol juga.

”Ini harus segera diperbaiki oleh instansi terkait. Biar tidak tambah parah, menganggu, dan membahayakan pengguna,” tuturnya.

Kabid Pemeliharaan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Ahmad Sidik menyatakan akan segera mengecek ke lokasi. Tim teknis akan turun. ”Terima kasih infonya,” ujar Sidik. (zal/far)

PRIGEN, Radar BromoPengendara harus berhati-hati saat melewati jalan kabupaten di wilayah Kelurahan Pecalukan menuju Kelurahan Prigen. Sebab, di sisi jalan tersebut ada lubang besar menganga. Tembok penahan tanah ambrol.

Posisi lubang itu berada di sisi jalan kabupaten dan berbatasan dengan sungai kecil. Lubang itu terlihat sekitar sepekan terakhir. ”Tembok itu pembatas antara jalan dengan saluran air,” ujar Sugiyanto, warga Pecalukan.

Menurut anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan ini, kerusakan tembok penahan tanah itu cukup parah. Lebarnya sekitar 1 meter. Panjangnya 5 meter dengan tinggi 2 meter.

Sugianto menambahkan, beberapa meter di sebelah utara titik tersebut, juga ada titik rawan ambrol. Temboknya sudah mulai berlubang. Sewaktu-waktu bisa ambrol juga.

”Ini harus segera diperbaiki oleh instansi terkait. Biar tidak tambah parah, menganggu, dan membahayakan pengguna,” tuturnya.

Kabid Pemeliharaan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Ahmad Sidik menyatakan akan segera mengecek ke lokasi. Tim teknis akan turun. ”Terima kasih infonya,” ujar Sidik. (zal/far)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/