26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Polisi Kesulitan Ini untuk Cari Pencuri Honda Beat Pak Modin

SUKOREJO, Radar BromoAdakah harapan bagi Pak Modin Ato’illah agar sepeda motor Honda Beat miliknya bisa kembali? Kecil kemungkinan. Sebab, hingga Kamis (11/8), polisi belum menemukan petunjuk yang signifikan untuk mengungkap pencurian motor di kantor Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, itu. Tidak ada jejak.

Pencurian motor (curanmor) milik Ato’illah itu terjadi pada Selasa (9/8). Pagi hingga siang, motor Honda Beat bernopol N 2478 TBN itu diparkir Ato’illah di halaman kantor desa setempat. Lelaki 36 tahun tersebut sedang bekerja sebagai kepala urusan kesejahteraan rakyat (Kaur Kesra) alias modin.

”Waktu saya mau pulang, sepeda motor tidak ada,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Bromo Rabu (10/9).

Ato’illah telah melaporkan kasus itu ke Mapolsek Sukorejo pada Selasa malam harinya. Menyikapi laporan itu, Kanitreskrim Polsek Sukorejo Aipda Soni Julianto menyatakan, anggotanya masih menyelidiki kasus tersebut.

”Curanmor dengan TKP halaman kantor Desa Suwayuwo masih dalam lidik,” tuturnya.

Menurut dia, dalam kasus tersebut, saksi yang diperiksa masih satu orang, yaitu saksi korban. Polisi juga telah mendatangi lokasi sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk menelusuri keberadaan kamera  CCTV di sekitar lokasi balai desa.

”Rekaman CCTV ada, tapi jarak dengan TKP jauh. Tidak terlihat jelas,” katanya.

SUKOREJO, Radar BromoAdakah harapan bagi Pak Modin Ato’illah agar sepeda motor Honda Beat miliknya bisa kembali? Kecil kemungkinan. Sebab, hingga Kamis (11/8), polisi belum menemukan petunjuk yang signifikan untuk mengungkap pencurian motor di kantor Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, itu. Tidak ada jejak.

Pencurian motor (curanmor) milik Ato’illah itu terjadi pada Selasa (9/8). Pagi hingga siang, motor Honda Beat bernopol N 2478 TBN itu diparkir Ato’illah di halaman kantor desa setempat. Lelaki 36 tahun tersebut sedang bekerja sebagai kepala urusan kesejahteraan rakyat (Kaur Kesra) alias modin.

”Waktu saya mau pulang, sepeda motor tidak ada,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Bromo Rabu (10/9).

Ato’illah telah melaporkan kasus itu ke Mapolsek Sukorejo pada Selasa malam harinya. Menyikapi laporan itu, Kanitreskrim Polsek Sukorejo Aipda Soni Julianto menyatakan, anggotanya masih menyelidiki kasus tersebut.

”Curanmor dengan TKP halaman kantor Desa Suwayuwo masih dalam lidik,” tuturnya.

Menurut dia, dalam kasus tersebut, saksi yang diperiksa masih satu orang, yaitu saksi korban. Polisi juga telah mendatangi lokasi sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk menelusuri keberadaan kamera  CCTV di sekitar lokasi balai desa.

”Rekaman CCTV ada, tapi jarak dengan TKP jauh. Tidak terlihat jelas,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/