26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Truk Tangki Bawa 8 Ribu Liter Solar Terbakar di Tol Gempol-Pandaan  

PANDAAN, Radar Bromo– Ahmad Alech, 38, Selasa (9/8) benar-benar panik. Saat membawa muatan solar sebanyak 8 ribu liter, tiba-tiba truk tangki bernopol L 8831 AK yang dikemudikannya mengeluarkan asap putih. Api tiba-tiba muncul saat melintas di ruas jalan Tol Gempol–Pandaan (Gempan) Km 54, Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan.

Seketika itu, dia menepi dan berhenti. Insiden itu juga terpantau pengelola tol yang secepatnya memanggil petugas pemadam kebakaran damkar. Ahmad Alech juga refleks memadamkan api dengan alat pemadam. Api pun bisa dijinakkan. Tak sampai membakar muatan ribuan liter solar untuk industri.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi pukul 15.30. Semula, Ahmad Alech hendak mengirim solar ke Malang dari Surabaya. “Sesampainya di Km 54 tol Gempol-Pandaan (Gempan) ini, kendaraan melaju di lajur lambat melihat dari spion kanan ada asap putih di belakang. Terus menepi ke bahu jalan dan berhenti. Kemudian terjadilah kejadian ini,” terang Ahmad Alech, sopir truk tangki ditemui di TKP.

Pria asal Surabaya itu mengaku, mulanya tak ada kendala selama dia mengemudi. Hanya saja saat di tol Surabaya–Gempol, tepatnya di Sidoarjo, dia sempat ganti ban. Karena salah satu ban truk tangkinya pecah. Setelah selesai ganti ban, dia bergegas melanjutkan kembali perjalanannya menuju Malang.

“Saat kendaraan berhenti, saya dan kernet keluar dari kabin. Melihat apinya muncul dari mesin belakang kabin,” ungkapnya.

Sesaat kemudian, tim rescue dan patroli serta derek dari PT Jasamarga Pandaan Tol tiba di lokasi kejadian. Termasuk petugas dari PJR Tol dan petugas pemadam kebakaran (PMK) dari Pemkab Pasuruan. Seketika itu, langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus pembasahan truk tangki yang terbakar.

Api benar-benar padam sekitar pukul 16.15. Meski api sudah tak terlihat, petugas damkar terlihat melakukan pembasahan cukup lama. Karena dikhawatirkan api muncul lagi. Apalagi muatan yang dibawa adalah bahan bakar.

Usai api padam, sore itu juga truk tangki dievakuasi dengan derek keluar dari ruas jalan tol Gempan. Akibat terbakar, bodi depan dan mesin belakang kabin ludes. Ahmad benar-benar beruntung karena api tak sampai melalap tangki beserta muatan solar.

“Penyebab terbakarnya kendaraan truk tangkinya ini diduga karena korsleting. Ada trobel pada mesinnya. Tidak ada korban, hanya kerugian materiil saja,” jelas Manajer Aset dan Lalin dari PT Jasamarga Pandaan Tol Sumantri. (zal/fun)

 

 

PANDAAN, Radar Bromo– Ahmad Alech, 38, Selasa (9/8) benar-benar panik. Saat membawa muatan solar sebanyak 8 ribu liter, tiba-tiba truk tangki bernopol L 8831 AK yang dikemudikannya mengeluarkan asap putih. Api tiba-tiba muncul saat melintas di ruas jalan Tol Gempol–Pandaan (Gempan) Km 54, Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan.

Seketika itu, dia menepi dan berhenti. Insiden itu juga terpantau pengelola tol yang secepatnya memanggil petugas pemadam kebakaran damkar. Ahmad Alech juga refleks memadamkan api dengan alat pemadam. Api pun bisa dijinakkan. Tak sampai membakar muatan ribuan liter solar untuk industri.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi pukul 15.30. Semula, Ahmad Alech hendak mengirim solar ke Malang dari Surabaya. “Sesampainya di Km 54 tol Gempol-Pandaan (Gempan) ini, kendaraan melaju di lajur lambat melihat dari spion kanan ada asap putih di belakang. Terus menepi ke bahu jalan dan berhenti. Kemudian terjadilah kejadian ini,” terang Ahmad Alech, sopir truk tangki ditemui di TKP.

Pria asal Surabaya itu mengaku, mulanya tak ada kendala selama dia mengemudi. Hanya saja saat di tol Surabaya–Gempol, tepatnya di Sidoarjo, dia sempat ganti ban. Karena salah satu ban truk tangkinya pecah. Setelah selesai ganti ban, dia bergegas melanjutkan kembali perjalanannya menuju Malang.

“Saat kendaraan berhenti, saya dan kernet keluar dari kabin. Melihat apinya muncul dari mesin belakang kabin,” ungkapnya.

Sesaat kemudian, tim rescue dan patroli serta derek dari PT Jasamarga Pandaan Tol tiba di lokasi kejadian. Termasuk petugas dari PJR Tol dan petugas pemadam kebakaran (PMK) dari Pemkab Pasuruan. Seketika itu, langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus pembasahan truk tangki yang terbakar.

Api benar-benar padam sekitar pukul 16.15. Meski api sudah tak terlihat, petugas damkar terlihat melakukan pembasahan cukup lama. Karena dikhawatirkan api muncul lagi. Apalagi muatan yang dibawa adalah bahan bakar.

Usai api padam, sore itu juga truk tangki dievakuasi dengan derek keluar dari ruas jalan tol Gempan. Akibat terbakar, bodi depan dan mesin belakang kabin ludes. Ahmad benar-benar beruntung karena api tak sampai melalap tangki beserta muatan solar.

“Penyebab terbakarnya kendaraan truk tangkinya ini diduga karena korsleting. Ada trobel pada mesinnya. Tidak ada korban, hanya kerugian materiil saja,” jelas Manajer Aset dan Lalin dari PT Jasamarga Pandaan Tol Sumantri. (zal/fun)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/