24.4 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

8 Warga Kab Pasuruan Meninggal di Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Bupati Irsyad

PURWODADI, Radar Bromo – Meninggalnya ratusan suporter dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, disikapi cepat oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Dinkes dan seluruh camat dikerahkan untuk mengindentifikasi dan mencari para korban dari Kabupaten Pasuruan.

Sejak Minggu (2/10) pagi hingga siang sudah diketahui, ada tujuh korban meninggal dari Kabupaten Pasuruan. Masing-masing dua orang warga Kecamatan Beji, satu orang warga Kecamatan Purwosari, dua orang warga Kecamatan Rejoso, satu orang warga Kecamatan Tutur, dan satu orang warga Kecamatan Purwodadi.

Memasuki sore, jumlah korban meninggal yang merupakan suporter Aremania dari Kabupaten Pasuruan bertambah satu. Yaitu warga Kecamatan Purwosari.

Hingga berita ini ditulis, total korban meninggal dari Kabupaten Pasuruan berjumlah delapan orang. Terdiri atas tujuh laki-laki dan satu orang perempuan.

“Kami memerintahkan camat-camat untuk menginventarisasi dan mendata korban yang meninggal, juga yang luka-luka. Serta meminta Dinas Kesehatan untuk bisa memfasilitasi penjemputan korban yang meninggal. Juga mengobati korban yang luka-luka,” katanya.

Gus Irsyad –panggilannya- pun menyampai duka cita yang mendalam atas insiden itu. “Kami turun berduka cita atas musibah ini. Mudah-mudahan semua ada hikmahnya. Mudah-mudahan amal baik korban yang meninggal diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ucapnya. (zal/hn)

PURWODADI, Radar Bromo – Meninggalnya ratusan suporter dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, disikapi cepat oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Dinkes dan seluruh camat dikerahkan untuk mengindentifikasi dan mencari para korban dari Kabupaten Pasuruan.

Sejak Minggu (2/10) pagi hingga siang sudah diketahui, ada tujuh korban meninggal dari Kabupaten Pasuruan. Masing-masing dua orang warga Kecamatan Beji, satu orang warga Kecamatan Purwosari, dua orang warga Kecamatan Rejoso, satu orang warga Kecamatan Tutur, dan satu orang warga Kecamatan Purwodadi.

Memasuki sore, jumlah korban meninggal yang merupakan suporter Aremania dari Kabupaten Pasuruan bertambah satu. Yaitu warga Kecamatan Purwosari.

Hingga berita ini ditulis, total korban meninggal dari Kabupaten Pasuruan berjumlah delapan orang. Terdiri atas tujuh laki-laki dan satu orang perempuan.

“Kami memerintahkan camat-camat untuk menginventarisasi dan mendata korban yang meninggal, juga yang luka-luka. Serta meminta Dinas Kesehatan untuk bisa memfasilitasi penjemputan korban yang meninggal. Juga mengobati korban yang luka-luka,” katanya.

Gus Irsyad –panggilannya- pun menyampai duka cita yang mendalam atas insiden itu. “Kami turun berduka cita atas musibah ini. Mudah-mudahan semua ada hikmahnya. Mudah-mudahan amal baik korban yang meninggal diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ucapnya. (zal/hn)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/