28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Dana Desa Kab Probolinggo Tahun Depan Berkurang, Kades Harus Begini

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kepala Desa di kabupaten Probolinggo tahun dapan harus bisa melakukan efisiensi dana desa (DD). Sebab tahun depan jumlah DD diperkirakan akan mengalami penurunan. Hal ini lantaran transfer pusat mengalami penurunan.

Adanya anggaran yang turun itu diketahui saat rapat rapat paripurna tentang Rancangan APBD 2023. Ada penurunan dari pusat dari jumlah yang diterima di tahun 2023 jika dibandingkan dengan tahun 2022. (lihat grafis)

“Jadi mengalami penurunan tahun depan untuk DD. Besaran penurunannya Rp 67.894.775.000,” kata Bambang Rubianto, Anggota Banggar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo, Kamis (24/11).

Adanya penurunan yang terjadi, tidak terlepas dari dana transfer pusat yang mengalami penurunan. Dibanding tahun ini, pendapatan daerah dalam APBD 2022 yang mencapai Rp 2.327.961.156.003.

Baca Juga:  Ada Sisa Dana, 26 Desa di Kab Probolinggo Salurkan BLT-DD Tahap 7-9

“Mau bagaimana lagi, ini kan sudah dari pusat. Jadi daerah tidak bisa berbuat apa-apa,” Kata Anggota Fraksi Partai Golkar tersebut.

Dengan adanya penurunan jumlah DD tersebut, menurut Bambang, memberikan tantangan tersendiri bagi kepala desa. Sehingga menuntut kepala desa agar dapat lebih inovatif menggerakkan roda pemerintahan di desa.

“Tantangannya, pemerintah desa harus bisa melakukan efisiensi dana desanya. Gunakan pada program atau pekerjaan fisik yang prioritas. Dengan begini ini kepala desanya dituntut agar bisa memaksimalkan potensi yang ada,” ujarnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kepala Desa di kabupaten Probolinggo tahun dapan harus bisa melakukan efisiensi dana desa (DD). Sebab tahun depan jumlah DD diperkirakan akan mengalami penurunan. Hal ini lantaran transfer pusat mengalami penurunan.

Adanya anggaran yang turun itu diketahui saat rapat rapat paripurna tentang Rancangan APBD 2023. Ada penurunan dari pusat dari jumlah yang diterima di tahun 2023 jika dibandingkan dengan tahun 2022. (lihat grafis)

“Jadi mengalami penurunan tahun depan untuk DD. Besaran penurunannya Rp 67.894.775.000,” kata Bambang Rubianto, Anggota Banggar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo, Kamis (24/11).

Adanya penurunan yang terjadi, tidak terlepas dari dana transfer pusat yang mengalami penurunan. Dibanding tahun ini, pendapatan daerah dalam APBD 2022 yang mencapai Rp 2.327.961.156.003.

Baca Juga:  Perangkat Desa di Kab Probolinggo 3 Bulan Tak Gajian, Ini Penyebabnya

“Mau bagaimana lagi, ini kan sudah dari pusat. Jadi daerah tidak bisa berbuat apa-apa,” Kata Anggota Fraksi Partai Golkar tersebut.

Dengan adanya penurunan jumlah DD tersebut, menurut Bambang, memberikan tantangan tersendiri bagi kepala desa. Sehingga menuntut kepala desa agar dapat lebih inovatif menggerakkan roda pemerintahan di desa.

“Tantangannya, pemerintah desa harus bisa melakukan efisiensi dana desanya. Gunakan pada program atau pekerjaan fisik yang prioritas. Dengan begini ini kepala desanya dituntut agar bisa memaksimalkan potensi yang ada,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru