24.7 C
Probolinggo
Sunday, June 11, 2023

Desa Paiton Kembangkan Taman Desa Paiton Jaya Probolinggo

Desa Paiton memiliki taman desa yang indah. Lokasinya berada di pinggir sungai. Selain warga setempat, taman desa ini juga sering menjadi jujugan warga desa lain. Selain menyiapkan tempat duduk memanjang dan gazebo, taman desa ini juga dilengkapi dengan sarana olahraga berupa lapangan voli.

——————————————————————————————————

TAMAN desa itu diberi nama Pajero. Kepanjangan dari Paiton Jaya Probolinggo. Dikembangkan sejak 2018 lalu, kini taman desa itu mulai banyak di kenal masyarakat luar. Keberadannya, sering digunakan sebagai tempat istirahat atau cangkruk hingga lokasi jogging. Bahkan, taman desa itu juga sering digunakan sebagai tempat istirahat para gowesers. Lokasinya strategis, berada di pinggir jalan kabupaten.

PEMUDA: Aggota karang taruna dan personel klub bola voli Pajero berfoto bersama kepala Desa Paiton, Abdul Bazid Waridi. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)

Selain itu, juga berada disamping sungai. Potensi sungai itu, dimanfatkan sebagai wisata air yang dilengkapi dengan perahu bebek. Namun, ketika musim hujan atau seperti saat ini, wahana itu diliburkan. Khawatir tiba-tiba debit air tinggi dan terjadi banjir. Sebagai bentuk pengembangan, di taman desa yang berad di Dusun Krajan RT 6 itu, juga telah dilengkapi toilet portable. 

Baca Juga:  Pasang Rambu di 21 Jembatan Gantung

Taman desa Pajero dikembangkan sejak 2018 lalu. Hingga saat ini taman desa itu, semakin dikenal hingga ke luar desa. Berbeda dengan sebelumnya, lokasi yang ini menjadi taman desa itu sangat sepi dan tidak terawat. Apalagi berada disamping sungai dan dekat dengan kuburan. Jangankan cangkruk, melewati jalan tersebut,warga banyak yang takut.

Sementara itu untuk mendukung kegiatan pemuda, di depan taman desa itu, juga telah dibangun lapangan voli. Hampir tiap hari, lapangan ini digunakan latihan oleh pemuda setempat. Bahkan, di desa setempat juga telah terbentuk sebuah klub bola voli. Namanya, klub Pajero. Di lapangan yang dikelola karang taruna itu, juga sering digunakan turnamen.

Baca Juga:  Target RPH di Kab Probolinggo Kembali Dinaikkan

Desa Paiton memiliki taman desa yang indah. Lokasinya berada di pinggir sungai. Selain warga setempat, taman desa ini juga sering menjadi jujugan warga desa lain. Selain menyiapkan tempat duduk memanjang dan gazebo, taman desa ini juga dilengkapi dengan sarana olahraga berupa lapangan voli.

——————————————————————————————————

TAMAN desa itu diberi nama Pajero. Kepanjangan dari Paiton Jaya Probolinggo. Dikembangkan sejak 2018 lalu, kini taman desa itu mulai banyak di kenal masyarakat luar. Keberadannya, sering digunakan sebagai tempat istirahat atau cangkruk hingga lokasi jogging. Bahkan, taman desa itu juga sering digunakan sebagai tempat istirahat para gowesers. Lokasinya strategis, berada di pinggir jalan kabupaten.

PEMUDA: Aggota karang taruna dan personel klub bola voli Pajero berfoto bersama kepala Desa Paiton, Abdul Bazid Waridi. (Foto: Jamaluddin/Jawa Pos Radar Bromo)

Selain itu, juga berada disamping sungai. Potensi sungai itu, dimanfatkan sebagai wisata air yang dilengkapi dengan perahu bebek. Namun, ketika musim hujan atau seperti saat ini, wahana itu diliburkan. Khawatir tiba-tiba debit air tinggi dan terjadi banjir. Sebagai bentuk pengembangan, di taman desa yang berad di Dusun Krajan RT 6 itu, juga telah dilengkapi toilet portable. 

Baca Juga:  Desa Karangbong Atasi Banjir dengan Normalisasi Sungai

Taman desa Pajero dikembangkan sejak 2018 lalu. Hingga saat ini taman desa itu, semakin dikenal hingga ke luar desa. Berbeda dengan sebelumnya, lokasi yang ini menjadi taman desa itu sangat sepi dan tidak terawat. Apalagi berada disamping sungai dan dekat dengan kuburan. Jangankan cangkruk, melewati jalan tersebut,warga banyak yang takut.

Sementara itu untuk mendukung kegiatan pemuda, di depan taman desa itu, juga telah dibangun lapangan voli. Hampir tiap hari, lapangan ini digunakan latihan oleh pemuda setempat. Bahkan, di desa setempat juga telah terbentuk sebuah klub bola voli. Namanya, klub Pajero. Di lapangan yang dikelola karang taruna itu, juga sering digunakan turnamen.

Baca Juga:  Kembali Zona Merah, Petani di Probolinggo Khawatir Garam Tak Laku

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru