31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Pemkab Probolinggo Raih Penghargaan WTP Dari Kementerian Keuangan

Pemkab Probolinggo menerima penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan RI. Kamis  (22/9), penghargaan diterima dari kategori raihan WTP lima kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atau sejak 2017 hingga 2021.

 

PEMKAB Probolinggo meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 dari BPK RI pada 18 Mei 2022. Penghargaan ini menjadi capaian ke-9 yang diraih pemkab secara berturut-turut sejak 2013.

Atas raihan itu, Kementerian Keuangan RI juga memberikan penghargaan kepada Pemkab Probolinggo. Penghargaan diserahkan secara daring melalui video conference dalam acara Puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 di Auditorium Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta.

Ada tiga kategori penghargaan yang diserahkan. Yakni, kategori WTP minimal 5 kali berturut-turut; 10 kali berturut-turut; dan 15 kali berturut-turut. Penghargaan itu diserahkan kepada entitas pelaporan peraih opini WTP. Yakni, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kota dan kabupaten.

Penyerahan penghargaan secara daring diikuti sejumlah pejabat di lingkungan pemkab di Ruang Jabung III Kantor Bupati Probolinggo. Di antaranya, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono; Asisten Administrasi Umum Nanang Trijoko Suhartono; dan Inspektur Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo

Hadir pula Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Dewi Korina; Kepala Diskominfo Yulius Christian; dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Hudan Syarifuddin. Serta, Kabag Organisasi Ana Maria DS dan Sekretaris Bapelitbangda Amalia Etiq Primahayu.

“Alhamdulillah, kami mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan untuk kategori minimal 5 kali berturut-turut. Sebetulnya kami sudah 9 kali berturut-turut sejak 2013. Ada tiga kategori penghargaan. Yakni, 5 kali, 10 kali, dan 15 kali. Itu secara berturut-turut,” ujar Soeparwiyono.

Pemkab Probolinggo menerima penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan RI. Kamis  (22/9), penghargaan diterima dari kategori raihan WTP lima kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atau sejak 2017 hingga 2021.

 

PEMKAB Probolinggo meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 dari BPK RI pada 18 Mei 2022. Penghargaan ini menjadi capaian ke-9 yang diraih pemkab secara berturut-turut sejak 2013.

Atas raihan itu, Kementerian Keuangan RI juga memberikan penghargaan kepada Pemkab Probolinggo. Penghargaan diserahkan secara daring melalui video conference dalam acara Puncak Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 di Auditorium Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta.

Ada tiga kategori penghargaan yang diserahkan. Yakni, kategori WTP minimal 5 kali berturut-turut; 10 kali berturut-turut; dan 15 kali berturut-turut. Penghargaan itu diserahkan kepada entitas pelaporan peraih opini WTP. Yakni, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kota dan kabupaten.

Penyerahan penghargaan secara daring diikuti sejumlah pejabat di lingkungan pemkab di Ruang Jabung III Kantor Bupati Probolinggo. Di antaranya, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono; Asisten Administrasi Umum Nanang Trijoko Suhartono; dan Inspektur Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo

Hadir pula Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Dewi Korina; Kepala Diskominfo Yulius Christian; dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Hudan Syarifuddin. Serta, Kabag Organisasi Ana Maria DS dan Sekretaris Bapelitbangda Amalia Etiq Primahayu.

“Alhamdulillah, kami mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan untuk kategori minimal 5 kali berturut-turut. Sebetulnya kami sudah 9 kali berturut-turut sejak 2013. Ada tiga kategori penghargaan. Yakni, 5 kali, 10 kali, dan 15 kali. Itu secara berturut-turut,” ujar Soeparwiyono.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/