31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Guru Selingkuh yang Digerebek Suaminya Bisa Kena Pelanggaran Berat

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penggerebekan seorang guru PNS yang ditengarai berselingkuh, sudah ditangani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kabupaten Probolinggo. Saat ini Dinas Dikdaya masih menyusun berita acara pemeriksaan (BAP) sebelum menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan.

Hal itu diungkap Fathur Rozi Kepala Dinas Disdikdaya. Ia mengatakan bahwa proses perkara perselingkuhan oleh guru PNS di Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, dilakukan seketika usai kejadian tersebut.

“Sehari setelah kejadian itu, langsung kami panggil yang bersangkutan untuk pemeriksaan. Kami cari tahu kebenarannya. Pada prinsipnya guru ini mengaku salah dan khilaf. Mengakui kalau hal yang dilakukan itu tidak dibenarkan. Kami juga panggil kepala sekolahnya untuk mengetahui pengalaman kerja guru tersebut. Guru tersebut kerjanya bagus,” katanya, Kamis (22/9).

Berduaan di Kamar, Guru Digerebek Suami, Dibawa ke Polsek Pajarakan

Dinas Dikdaya saat ini sedang mempersiapkan BAP guru tersebut. Selain itu, Rozi mengatakan pihaknya juga menyiapkan nota dinas yang ditujukan kepada Wakil Bupati Probolinggo. Hal itu dilakukan untuk dapat mengambil keputusan, apa sanksi yang tepat diberikan kepada guru tersebut.

“Masih kami siapkan BAP-nya. Tetap kami tegakkan sesuai peraturan yang ada,” ujarnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penggerebekan seorang guru PNS yang ditengarai berselingkuh, sudah ditangani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kabupaten Probolinggo. Saat ini Dinas Dikdaya masih menyusun berita acara pemeriksaan (BAP) sebelum menjatuhkan sanksi kepada yang bersangkutan.

Hal itu diungkap Fathur Rozi Kepala Dinas Disdikdaya. Ia mengatakan bahwa proses perkara perselingkuhan oleh guru PNS di Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, dilakukan seketika usai kejadian tersebut.

“Sehari setelah kejadian itu, langsung kami panggil yang bersangkutan untuk pemeriksaan. Kami cari tahu kebenarannya. Pada prinsipnya guru ini mengaku salah dan khilaf. Mengakui kalau hal yang dilakukan itu tidak dibenarkan. Kami juga panggil kepala sekolahnya untuk mengetahui pengalaman kerja guru tersebut. Guru tersebut kerjanya bagus,” katanya, Kamis (22/9).

Berduaan di Kamar, Guru Digerebek Suami, Dibawa ke Polsek Pajarakan

Dinas Dikdaya saat ini sedang mempersiapkan BAP guru tersebut. Selain itu, Rozi mengatakan pihaknya juga menyiapkan nota dinas yang ditujukan kepada Wakil Bupati Probolinggo. Hal itu dilakukan untuk dapat mengambil keputusan, apa sanksi yang tepat diberikan kepada guru tersebut.

“Masih kami siapkan BAP-nya. Tetap kami tegakkan sesuai peraturan yang ada,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/