28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Alokasi Beras untuk PNS Pemkab Probolinggo Bisa Meningkat Tahun Ini

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tahun 2022 lalu alokasi beras aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Probolinggo mengalami penurunan. Namun di tahun ini ASN bisa semringah karena tahun ini diprediksi alokasi mengalami peningkatan.

Hal itu diungkap Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo Jurianto. Ia menyebutkan, sesuai dengan kesepakatan bersama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengadaan dan distribusi beras bagi pegawai negeri sipil, distribusi beras melalui Bulog akan berlanjut tahun ini.

Pihaknya memprediksi alokasi beras ASN akan mengalami peningkatan.

“Di tahun 2021 alokasinya sebanyak 230.205 kilogram. Sementara 2022, 228.000 kilogram. Penurunan ini ditengarai adanya ASN yang pensiun dan meninggal. Sementara tahun ini prediksi alokasi diperkirakan meningkat,” bebernya.

Baca Juga:  Stok Rendah, Jatah Pupuk Urea di Kabupaten Probolinggo Dikurangi

Serapan beras tersebut dilakukan pada ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo hingga masing-masing kecamatan. Masing-masing pegawai mendapatkan beras sebanyak 5-10 kg.

“Tidak hanya beras putih. Pegawai juga bisa mendapatkan beras merah sesuai dengan kebutuhan dan permintaan masing-masing. Berapa peningkatan pada alokasi belum bisa dipastikan. Sebab mengikuti tahapan berjalan,” ujarnya.

Penyerapan ini akan terus berlanjut dari tahun ke tahun. Bulog dapat mengirimkan beras kepada Pemkab Probolinggo. Harganya senilai harga beras di pasaran, yakni Rp 12 ribu per kilogram.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Tahun 2022 lalu alokasi beras aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Probolinggo mengalami penurunan. Namun di tahun ini ASN bisa semringah karena tahun ini diprediksi alokasi mengalami peningkatan.

Hal itu diungkap Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo Jurianto. Ia menyebutkan, sesuai dengan kesepakatan bersama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengadaan dan distribusi beras bagi pegawai negeri sipil, distribusi beras melalui Bulog akan berlanjut tahun ini.

Pihaknya memprediksi alokasi beras ASN akan mengalami peningkatan.

“Di tahun 2021 alokasinya sebanyak 230.205 kilogram. Sementara 2022, 228.000 kilogram. Penurunan ini ditengarai adanya ASN yang pensiun dan meninggal. Sementara tahun ini prediksi alokasi diperkirakan meningkat,” bebernya.

Baca Juga:  Pulang Kampung, Tiga TKI Ternyata Positif Covid-19

Serapan beras tersebut dilakukan pada ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo hingga masing-masing kecamatan. Masing-masing pegawai mendapatkan beras sebanyak 5-10 kg.

“Tidak hanya beras putih. Pegawai juga bisa mendapatkan beras merah sesuai dengan kebutuhan dan permintaan masing-masing. Berapa peningkatan pada alokasi belum bisa dipastikan. Sebab mengikuti tahapan berjalan,” ujarnya.

Penyerapan ini akan terus berlanjut dari tahun ke tahun. Bulog dapat mengirimkan beras kepada Pemkab Probolinggo. Harganya senilai harga beras di pasaran, yakni Rp 12 ribu per kilogram.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru