31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Sebulan Dibangun, Bronjong Tambakukir Kotaanyar Ambles  

KOTAANYAR, Radar Bromo– Hasil pembangunan bronjong di Dusun Alaskembang, Desa Tambakukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, dikeluhkan warga. Hanya sekitar sebulan, kini telah rusak. Mulai ambles dan kini membuat warga resah.

Bronjong ini dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, sebagai penanganan darurat terhadap ambrolnya tembok penahan tanah (TPT). “Saat ini sudah ada yang rusak. Brojong itu kan tepat di tepi jalan, takut runtuh menimpa pejalan kaki,” ujar warga Desa Tambakukir, Kholiq, kemarin (16/8).

Kondisi batu yang dibukus kawat dengan ketinggian sekitar 10 meter dan lebar 12 meter itu, mulai ambles. Banyak kawat yang kendor dan menyebabkan batu kembali tak beraturan.

“Bronjongnya turun (ambles), jadi membahayakan. Sebelumnya, saat pengerjaan pemilik rumah sudah bilang agar pemasangan dilakukan dengan menggali fondasi yang cukup dalam. Ternyata dipasang di atas reruntuhan TPT yang sebelumnya ambrol,” jelasnya.

Ia mengatakan, bronjong ini ambles setelah diguyur hujan beberapa waktu lalu. Tanah di bagian bawah bronjong bergeser. “Air masuk di sela-sela bronjong, kemudian bronjong turun (ambles). Kalau tidak salah, pemasangan bronjong ini dilakukan sekitar Juli lalu,” katanya.

Kepala Desa Tambak Ukir Mohammad Tarsan mengaku telah memantau kondisi bronjong yang dikeluhkan warga. Serta, telah berkoordinasi dengan BPBD. “Penanganan menggunakan dana desa tidak memungkinkan. Kami sudah berkomunikasi dengan BPBD. Insyaallah besok (hari ini) BPBD akan menanganinya,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Rachmad Waloyo mengaku akan segera mengeceknya. Misalnya perlu diperbaiki, akan segera dilakukan. “Akan segara kami tindak lanjuti. Penanganan sebelumnya memang dilakukan dengan sifat darurat. Dengan pemasangan bronjong,” ujarnya.

Diketahui, Senin (10/5) lalu, hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo, sejak pukul 15.00. Dampaknya, TPT Dusun Alaskembang, Desa Tambakukir, ambrol. Di atas TPT itu, ada dua rumah. Syukur, tak sampai turut ambrol. Meski terasnya hampir roboh. (mu/rud)

KOTAANYAR, Radar Bromo– Hasil pembangunan bronjong di Dusun Alaskembang, Desa Tambakukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, dikeluhkan warga. Hanya sekitar sebulan, kini telah rusak. Mulai ambles dan kini membuat warga resah.

Bronjong ini dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, sebagai penanganan darurat terhadap ambrolnya tembok penahan tanah (TPT). “Saat ini sudah ada yang rusak. Brojong itu kan tepat di tepi jalan, takut runtuh menimpa pejalan kaki,” ujar warga Desa Tambakukir, Kholiq, kemarin (16/8).

Kondisi batu yang dibukus kawat dengan ketinggian sekitar 10 meter dan lebar 12 meter itu, mulai ambles. Banyak kawat yang kendor dan menyebabkan batu kembali tak beraturan.

“Bronjongnya turun (ambles), jadi membahayakan. Sebelumnya, saat pengerjaan pemilik rumah sudah bilang agar pemasangan dilakukan dengan menggali fondasi yang cukup dalam. Ternyata dipasang di atas reruntuhan TPT yang sebelumnya ambrol,” jelasnya.

Ia mengatakan, bronjong ini ambles setelah diguyur hujan beberapa waktu lalu. Tanah di bagian bawah bronjong bergeser. “Air masuk di sela-sela bronjong, kemudian bronjong turun (ambles). Kalau tidak salah, pemasangan bronjong ini dilakukan sekitar Juli lalu,” katanya.

Kepala Desa Tambak Ukir Mohammad Tarsan mengaku telah memantau kondisi bronjong yang dikeluhkan warga. Serta, telah berkoordinasi dengan BPBD. “Penanganan menggunakan dana desa tidak memungkinkan. Kami sudah berkomunikasi dengan BPBD. Insyaallah besok (hari ini) BPBD akan menanganinya,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Rachmad Waloyo mengaku akan segera mengeceknya. Misalnya perlu diperbaiki, akan segera dilakukan. “Akan segara kami tindak lanjuti. Penanganan sebelumnya memang dilakukan dengan sifat darurat. Dengan pemasangan bronjong,” ujarnya.

Diketahui, Senin (10/5) lalu, hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo, sejak pukul 15.00. Dampaknya, TPT Dusun Alaskembang, Desa Tambakukir, ambrol. Di atas TPT itu, ada dua rumah. Syukur, tak sampai turut ambrol. Meski terasnya hampir roboh. (mu/rud)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/