31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Mobil Ini Pakai Nopol Kembar, Akhirnya Ditindak Polisi

KRAKSAAN, Radar Bromo – Jangan macam-macam memakai data palsu untuk kendaraan. Jika tidak, petugas kepolisian akan menindak dengan tindak pelanggaran. Seperti belum lama ini, Satlantas Polres Probolinggo menindak pengguna mobil Toyota Calya yang dikendarai warga Pajarakan. Setelah dicek, ditengarai mobil tersebut bodong.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, langkah penindakan itu bermula saat kepolisian menerima laporan warga. Dalam laporannya, warga melihat kendaraan tersebut menyerupai miliknya. Terutama penggunaan nomor polisi. Benar-benar sama. Mobil itu melintas di jalur pantura Kraksaan pada Minggu (14/8) siang.

Mendapat laporan, petugas melakukan pengecekan. Termasuk pengejaran terhadap mobil yang dimaksud. Usai berhasil menghentikan kendaraan tersebut, petugas langsung mengecek mobil yang saat itu dikemudikan Maruddin 42, warga Desa Tanjung, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

“Setelah dilaksanakan pengecekan nomor rangka dan nomor mesin, ditemukan bukti bahwa kendaraan tersebut diduga menggunakan data palsu (kendaraan bodong),” kata Kasat Lantas AKP Sapari mengatakan kejadian penyitaan kendaraan tersebut bermula saat pihaknya menerima aduan masyarakat melalui, Senin (15/8) siang.

Alhasil, kata Kasat Lantas, Satlantas langsung mengamankan kendaraan. Termasuk menyita satu lembar STNK mobil yang menggunakan data palsu tersebut.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Jangan macam-macam memakai data palsu untuk kendaraan. Jika tidak, petugas kepolisian akan menindak dengan tindak pelanggaran. Seperti belum lama ini, Satlantas Polres Probolinggo menindak pengguna mobil Toyota Calya yang dikendarai warga Pajarakan. Setelah dicek, ditengarai mobil tersebut bodong.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, langkah penindakan itu bermula saat kepolisian menerima laporan warga. Dalam laporannya, warga melihat kendaraan tersebut menyerupai miliknya. Terutama penggunaan nomor polisi. Benar-benar sama. Mobil itu melintas di jalur pantura Kraksaan pada Minggu (14/8) siang.

Mendapat laporan, petugas melakukan pengecekan. Termasuk pengejaran terhadap mobil yang dimaksud. Usai berhasil menghentikan kendaraan tersebut, petugas langsung mengecek mobil yang saat itu dikemudikan Maruddin 42, warga Desa Tanjung, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

“Setelah dilaksanakan pengecekan nomor rangka dan nomor mesin, ditemukan bukti bahwa kendaraan tersebut diduga menggunakan data palsu (kendaraan bodong),” kata Kasat Lantas AKP Sapari mengatakan kejadian penyitaan kendaraan tersebut bermula saat pihaknya menerima aduan masyarakat melalui, Senin (15/8) siang.

Alhasil, kata Kasat Lantas, Satlantas langsung mengamankan kendaraan. Termasuk menyita satu lembar STNK mobil yang menggunakan data palsu tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/