31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Arak Bendera Raksasa di Pulau Gili sembari Promosi Wisata

SUMBERASIH, Radar Bromo – Momen Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia benar-benar menjadi momen untuk memulihkan ekonomi. Tak terkecuali bagi Pemkab Probolinggo yang menyelaraskan tagline “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat” dengan mempromosikan destinasi wisata.

Seperti yang dilakukan Senin (15/8). Menjelang Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia, jajaran pemkab berkumpul bersama warga Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih. Di pulau yang menjadi jujukan wisatawan itu, bendera raksasa berukuran 20 x 10 meter, dibentangkan hingga diarak di pantai kawasan Gili.

Acara yang diiinisiasi Diskominfo Kabupaten Probolinggo bersama dengan Dinas Perhubungan itu, tak hanya diikuti warga Gili. Tapi juga sejumlah komunitas.

Sebelum diarak, bendera raksasa beserta bendera kecil, diangkut ke pulau Gili dengan menggunakan kapal. Saat itu sejumlah komunitas ikut serta. Salah satunya komunitas sepeda ontel. Perjalanan ditempuh dengan waktu 25 menit. Kapal sampai di pulau Gili sekitar pukul 06.00.

Begitu tiba, apel lalu digelar. Usai apel, komunitas sepeda ontel yang sudah membawa bendera merah putih, bersiap menuju menuju rumah warga. Di tengah perjalanan, rombongan disambut Kades Gili Ketapang, Munir.

Penyambutan dilakukan dengan pemberian bendera merah putih kepada kades setempat dan juga beberapa tokoh masyarakat pulau Gili. Selanjutnya secara bersama sama, mereka mengarak bendera raksasa.

Kadishub Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menerangkan bahwa kegiatan ini untuk memeriahkan Dirgahayu RI. “Tema yang kami angkat yakni kemaritiman. Sehingga gerakan bersepeda tua yang dibarengi dengan pembagian bendera merah putih kepada masyarakat dilakukan di daerah pegunungan dan juga area pantai. Termasuk pulau Gili,” tandasnya.

SUMBERASIH, Radar Bromo – Momen Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia benar-benar menjadi momen untuk memulihkan ekonomi. Tak terkecuali bagi Pemkab Probolinggo yang menyelaraskan tagline “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat” dengan mempromosikan destinasi wisata.

Seperti yang dilakukan Senin (15/8). Menjelang Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia, jajaran pemkab berkumpul bersama warga Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih. Di pulau yang menjadi jujukan wisatawan itu, bendera raksasa berukuran 20 x 10 meter, dibentangkan hingga diarak di pantai kawasan Gili.

Acara yang diiinisiasi Diskominfo Kabupaten Probolinggo bersama dengan Dinas Perhubungan itu, tak hanya diikuti warga Gili. Tapi juga sejumlah komunitas.

Sebelum diarak, bendera raksasa beserta bendera kecil, diangkut ke pulau Gili dengan menggunakan kapal. Saat itu sejumlah komunitas ikut serta. Salah satunya komunitas sepeda ontel. Perjalanan ditempuh dengan waktu 25 menit. Kapal sampai di pulau Gili sekitar pukul 06.00.

Begitu tiba, apel lalu digelar. Usai apel, komunitas sepeda ontel yang sudah membawa bendera merah putih, bersiap menuju menuju rumah warga. Di tengah perjalanan, rombongan disambut Kades Gili Ketapang, Munir.

Penyambutan dilakukan dengan pemberian bendera merah putih kepada kades setempat dan juga beberapa tokoh masyarakat pulau Gili. Selanjutnya secara bersama sama, mereka mengarak bendera raksasa.

Kadishub Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menerangkan bahwa kegiatan ini untuk memeriahkan Dirgahayu RI. “Tema yang kami angkat yakni kemaritiman. Sehingga gerakan bersepeda tua yang dibarengi dengan pembagian bendera merah putih kepada masyarakat dilakukan di daerah pegunungan dan juga area pantai. Termasuk pulau Gili,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/