31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

APBD 2022 Kab Probolinggo Sudah Terealisasi 65,29 Persen

KRAKSAAN, Radar Bromo – Triliunan rupiah yang digelontor untuk Pemkab Probolinggo di tahun 2022, sudah dimanfaatkan pembangunan. Hingga pertengahan tahun, realisasi alokasi anggaran pendapatan belanja daerah 2022 sudah 65,29 persen.

Angka persentase itu terungkap saat Pemkab Probolinggo dan DPRD Kabupaten Probolinggo, Senin (15/8) mulai melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD). Penyampaian dalam rapat paripurna dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono.

Dalam nota dinas disampaikan realisasi pendapatan daerah sampai dengan akhir 30 Juni 2022 mencapai Rp 1.520.105.278.955. Atau 65,29 persen dari rencana sebesar Rp 2.327.961.156.003.

“Realisasi belanja daerah sampai dengan akhir 30 Juni 2022 mencapai Rp 644.963.634.277 atau 26,27 persen dari rencana sebesar Rp 2.454.513.073.371,” kata Sekda Soeparwiyono.

Sementara itu, untuk realisasi pembiayaan daerah, sesuai hasil audit BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2021 terbilang besar. Tercatat mencapai Rp 337.615.435.271

Berdasarkan realisasi pendapatan sampai dengan akhir 30 Juni dan kondisi keuangan negara serta ekonomi makro maka rencana Perubahan APBD, pendapatan daerah mengalami perubahan. Dari yang semula dianggarkan sebesar Rp 2.327.961.156.003, berubah menjadi sebesar Rp 2.358.509.935.727, mengalami kenaikan sebesar Rp 30.548.779.724 atau sebesar 1,26 persen.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Triliunan rupiah yang digelontor untuk Pemkab Probolinggo di tahun 2022, sudah dimanfaatkan pembangunan. Hingga pertengahan tahun, realisasi alokasi anggaran pendapatan belanja daerah 2022 sudah 65,29 persen.

Angka persentase itu terungkap saat Pemkab Probolinggo dan DPRD Kabupaten Probolinggo, Senin (15/8) mulai melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD). Penyampaian dalam rapat paripurna dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono.

Dalam nota dinas disampaikan realisasi pendapatan daerah sampai dengan akhir 30 Juni 2022 mencapai Rp 1.520.105.278.955. Atau 65,29 persen dari rencana sebesar Rp 2.327.961.156.003.

“Realisasi belanja daerah sampai dengan akhir 30 Juni 2022 mencapai Rp 644.963.634.277 atau 26,27 persen dari rencana sebesar Rp 2.454.513.073.371,” kata Sekda Soeparwiyono.

Sementara itu, untuk realisasi pembiayaan daerah, sesuai hasil audit BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2021 terbilang besar. Tercatat mencapai Rp 337.615.435.271

Berdasarkan realisasi pendapatan sampai dengan akhir 30 Juni dan kondisi keuangan negara serta ekonomi makro maka rencana Perubahan APBD, pendapatan daerah mengalami perubahan. Dari yang semula dianggarkan sebesar Rp 2.327.961.156.003, berubah menjadi sebesar Rp 2.358.509.935.727, mengalami kenaikan sebesar Rp 30.548.779.724 atau sebesar 1,26 persen.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/