31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Beri Pelayanan Unik untuk Semarakkan Momen Agustusan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Momen Kemerdekaan RI selalu disambut antusias. Selain mendekorasi gang masuk di permukiman dan perlombaan tradisional, sejumlah pelayanan di tingkat desa pun tak luput dilakukan secara unik.

Seperti Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Tanjungsari, Kecamatan Krejengan. Sejak awal Agustus saat memberikan pelayanan, sejumlah aksesoris merah putih dipakai oleh para perangkat desa. “Akan kami pakai sampai selesai 17 Agustus. Meski tidak mewah, namun saat warga datang dapat juga merasakan momen Agustusan,” kata Kepala Desa tanjungsari, Suyono.

Salah satu asesoris yang digunakan ialah ikat kepala merah putih. Suyono bilang, inisiatif ikat kepala tersebut muncul dari para perangkat desanya. Bahkan, pengadaannya murni hasil iuran perangkat desa. “Perangkat desa kami juga antusias memeriahkan HUT ke 77 RI ini. Sehingga mereka rela merogoh kocek pribadi,” katanya.

Antusiasme menyambut kemerdekaan juga terasa di Desa Wangkal, Kecamatan Gading. Selain menggelar perlombaan, para Kader Posyandu di lima dusun menggunakan pakaian unik. Mulai seragam SD hingga pakaian adat.

Selain memeriahkan hari kemerdekaan, pakaian yang digunakan untuk menggaet anak-anak agar mau ke posyandu. Terbukti, tingkat kehadiran saat program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) juga tinggi. (mu/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Momen Kemerdekaan RI selalu disambut antusias. Selain mendekorasi gang masuk di permukiman dan perlombaan tradisional, sejumlah pelayanan di tingkat desa pun tak luput dilakukan secara unik.

Seperti Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Tanjungsari, Kecamatan Krejengan. Sejak awal Agustus saat memberikan pelayanan, sejumlah aksesoris merah putih dipakai oleh para perangkat desa. “Akan kami pakai sampai selesai 17 Agustus. Meski tidak mewah, namun saat warga datang dapat juga merasakan momen Agustusan,” kata Kepala Desa tanjungsari, Suyono.

Salah satu asesoris yang digunakan ialah ikat kepala merah putih. Suyono bilang, inisiatif ikat kepala tersebut muncul dari para perangkat desanya. Bahkan, pengadaannya murni hasil iuran perangkat desa. “Perangkat desa kami juga antusias memeriahkan HUT ke 77 RI ini. Sehingga mereka rela merogoh kocek pribadi,” katanya.

Antusiasme menyambut kemerdekaan juga terasa di Desa Wangkal, Kecamatan Gading. Selain menggelar perlombaan, para Kader Posyandu di lima dusun menggunakan pakaian unik. Mulai seragam SD hingga pakaian adat.

Selain memeriahkan hari kemerdekaan, pakaian yang digunakan untuk menggaet anak-anak agar mau ke posyandu. Terbukti, tingkat kehadiran saat program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) juga tinggi. (mu/fun)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/