26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Sering Terjadi Kecelakaan, Tiga Ruas Jalan Ini Masuk Pantauan Polisi

PAJARAKAN, Radar Bromo – Polres Probolinggo sampai saat ini mewaspadai tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Wilayah tersebut perlu diwaspadai pengguna jalan baik dari dalam dan luar daerah karena kerap terjadi kecelakaan.

Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan, wilayah tersebut berada di jalur lurus atau jalan perbatasan dengan Kabupaten Lumajang sampai Kecamatan Tegalsiwalan; jalur pantura sepanjang Kecamatan Dringu dan Paiton.

Ketiga ruas jalan tersebut menjadi atensi, sebab bukan hanya kondisi jalan yang mulus yang menyebabkan pengendara lalai mengatur laju kendaraan. Tetapi juga karena volume kendaraan. Sementara itu pada malam hari kondisi jalan cukup sepi. Sehingga perlu meningkatkan kewaspadaan dalam mengendarai kendaraan.

“Sebenarnya setiap ruas jalan memiliki potensi kecelakaan yang sama. Namun beberapa pekan terakhir, terjadi pada tiga ruas jalan tersebut. Karena itulah kami jadikan atensi,” katanya Kamis (11/8).

Prinsipnya kecelakaan dalam berkendara dapat diminimalisir. Di antaranya sebelum melakukan perjalanan jauh atau menggunakan kendaraaan bermotor. Perlu mengecek kondisi kendaraan, dipastikan dulu kendaraan sudah aman untuk digunakan.

Kemudian saat berkendara di jalan raya yang memiliki volume kendaraan yang cukup tinggi, harus mematuhi rambu-rambu lalulintas. “Mayoritas kecelakaan terjadi karena kurang waspada dan lalai. Ini sebenarnya bisa diminalisir. Oleh karena itu sebelum berkendara harus diperhatikan apa yang perlu dan harus dilakukan,” pungkasnya. (ar/fun)

PAJARAKAN, Radar Bromo – Polres Probolinggo sampai saat ini mewaspadai tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Wilayah tersebut perlu diwaspadai pengguna jalan baik dari dalam dan luar daerah karena kerap terjadi kecelakaan.

Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan, wilayah tersebut berada di jalur lurus atau jalan perbatasan dengan Kabupaten Lumajang sampai Kecamatan Tegalsiwalan; jalur pantura sepanjang Kecamatan Dringu dan Paiton.

Ketiga ruas jalan tersebut menjadi atensi, sebab bukan hanya kondisi jalan yang mulus yang menyebabkan pengendara lalai mengatur laju kendaraan. Tetapi juga karena volume kendaraan. Sementara itu pada malam hari kondisi jalan cukup sepi. Sehingga perlu meningkatkan kewaspadaan dalam mengendarai kendaraan.

“Sebenarnya setiap ruas jalan memiliki potensi kecelakaan yang sama. Namun beberapa pekan terakhir, terjadi pada tiga ruas jalan tersebut. Karena itulah kami jadikan atensi,” katanya Kamis (11/8).

Prinsipnya kecelakaan dalam berkendara dapat diminimalisir. Di antaranya sebelum melakukan perjalanan jauh atau menggunakan kendaraaan bermotor. Perlu mengecek kondisi kendaraan, dipastikan dulu kendaraan sudah aman untuk digunakan.

Kemudian saat berkendara di jalan raya yang memiliki volume kendaraan yang cukup tinggi, harus mematuhi rambu-rambu lalulintas. “Mayoritas kecelakaan terjadi karena kurang waspada dan lalai. Ini sebenarnya bisa diminalisir. Oleh karena itu sebelum berkendara harus diperhatikan apa yang perlu dan harus dilakukan,” pungkasnya. (ar/fun)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/