26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Usulkan 1.295 PPPK karena Banyak Pegawai yang Pensiun

KRAKSAAN, Radar Bromo – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo tahun ini mengusulkan 1.295 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ribuan pegawai tersebut sedianya akan mengisi formasi pegawai yang kosong.

Bukan tanpa alasan mengapa ada ribuan PPPK yang diusulkan. Angka usulan tersebut sejatinya dilakukan untuk memaksimalkan kinerja. Pasalnya, per Juli ini saja, terdapat 451 orang ASN baik struktural dan fungsional yang memasuki batas usia pensiun. Sehingga perlu ada pengisian kekosongan formasi.

“Usulan 1.295 PPPK sedianya nantinya akan diproyeksikan untuk mengisi kekosongan pegawai. Namun itu masih usulan,” kata Sekretaris BKPSDM Syamsul Huda.

Ia menjelaskan jika saat ini di Kabupaten Probolinggo terdapat 7.055 PNS struktural dan fungsional yang masih aktif. Karena itulah proses pengisian formasi yang akan ditinggalkan pascapensiun harus disiapkan dengan baik.

Koordinasi dengan OPD terkait untuk pengadaan pegawai terus dilakukan. Berapa banyak pegawai yang dibutuhkan, yang kemudian akan diusulkan kepada pusat untuk pengadaannya. Baik dengan rekrutmen PNS ataupun dengan PPPK. Dengan demikian kebijakan bergantung pada pemerintah pusat.

“Belum ada informasi terkait rekrutmen PNS. Hanya ada PPPK. Karena itulah coba kami usulkan,” ungkapnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo tahun ini mengusulkan 1.295 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ribuan pegawai tersebut sedianya akan mengisi formasi pegawai yang kosong.

Bukan tanpa alasan mengapa ada ribuan PPPK yang diusulkan. Angka usulan tersebut sejatinya dilakukan untuk memaksimalkan kinerja. Pasalnya, per Juli ini saja, terdapat 451 orang ASN baik struktural dan fungsional yang memasuki batas usia pensiun. Sehingga perlu ada pengisian kekosongan formasi.

“Usulan 1.295 PPPK sedianya nantinya akan diproyeksikan untuk mengisi kekosongan pegawai. Namun itu masih usulan,” kata Sekretaris BKPSDM Syamsul Huda.

Ia menjelaskan jika saat ini di Kabupaten Probolinggo terdapat 7.055 PNS struktural dan fungsional yang masih aktif. Karena itulah proses pengisian formasi yang akan ditinggalkan pascapensiun harus disiapkan dengan baik.

Koordinasi dengan OPD terkait untuk pengadaan pegawai terus dilakukan. Berapa banyak pegawai yang dibutuhkan, yang kemudian akan diusulkan kepada pusat untuk pengadaannya. Baik dengan rekrutmen PNS ataupun dengan PPPK. Dengan demikian kebijakan bergantung pada pemerintah pusat.

“Belum ada informasi terkait rekrutmen PNS. Hanya ada PPPK. Karena itulah coba kami usulkan,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/