25.6 C
Probolinggo
Tuesday, October 4, 2022

Realisasi Imunisasi MR Masih Rendah, Baru 39 Persen dari Target 71.557 Anak

KRAKSAAN, Radar Bromo – Percepatan imunisasi Measles dan Rubella (MR) terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Hingga saat ini capaian masih 39,87 persen. Agar mampu mencapai target yang telah ditentukan, tenaga kesehatan pun dikerahkan.

Pelaksanaan imunisasi MR menjadi atensi serius Dinas Kesehatan. Imunisasi melibatkan 1.320 posyandu yang ada di Kabupaten Probolinggo. Bahkan rumah sakit dan 33 puskesmas juga turut melayani pelaksanaan imunisasi. Karena itulah evaluasi capaian setiap hari dilakukan untuk memantau realisasi pelaksanaan imunisasi ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Mujoko mengatakan, sejauh ini petugas di lapangan terus bekerja secara maksimal melakukan percepatan capaian imunisasi MR. Upaya dengan melakukan jemput bola melalui kegiatan posyandu.

“Sampai dengan saat ini masih terus berproses. Petugas yang ada di lapangan terus berupaya maksimal,” katanya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan bahwa jumlah sasaran yang harus diimunisasi MR di Kabupaten Probolinggo turun. Sebelumnya ditargetkan sebanyak 75.797 anak usia 9-59 bulan. Namun setelah dilakukan pembaruan, diperoleh data riil sasaran sebanyak 71.557 anak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, sampai Selasa (9/8) cakupan pelaksanaan imunisasi MR mencapai 28.529 anak. Capaian ini dirasa masih belum maksimal. Sebab saat pelaksanaan, masih ditemukan anak yang belum dapat diimunisasi. Kebanyakan mereka mengalami sakit karena peralihan musim. Karena itulah tidak bisa disuntik sampai kondisinya benar-benar sehat.

Kendati demikian Mujoko optimistis jika pelaksanaan imunisasi MR akan sesuai dengan rencana sebelumnya. Harus rampung sampai dengan akhir Agustus. Kegiataan dikonsentrasikan pada posyandu yang sudah tersebar diseluruh desa di Kabupaten Probolinggo. Dosis vaksin sudah disebar pada 33 puskesmas. Hanya sebagian tersimpan di gudang. Vaksin yang belum terdistribusikan disimpan dalam cold room sampai nanti di-dropping pada wilayah yang membutuhkan.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Percepatan imunisasi Measles dan Rubella (MR) terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Hingga saat ini capaian masih 39,87 persen. Agar mampu mencapai target yang telah ditentukan, tenaga kesehatan pun dikerahkan.

Pelaksanaan imunisasi MR menjadi atensi serius Dinas Kesehatan. Imunisasi melibatkan 1.320 posyandu yang ada di Kabupaten Probolinggo. Bahkan rumah sakit dan 33 puskesmas juga turut melayani pelaksanaan imunisasi. Karena itulah evaluasi capaian setiap hari dilakukan untuk memantau realisasi pelaksanaan imunisasi ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Mujoko mengatakan, sejauh ini petugas di lapangan terus bekerja secara maksimal melakukan percepatan capaian imunisasi MR. Upaya dengan melakukan jemput bola melalui kegiatan posyandu.

“Sampai dengan saat ini masih terus berproses. Petugas yang ada di lapangan terus berupaya maksimal,” katanya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan bahwa jumlah sasaran yang harus diimunisasi MR di Kabupaten Probolinggo turun. Sebelumnya ditargetkan sebanyak 75.797 anak usia 9-59 bulan. Namun setelah dilakukan pembaruan, diperoleh data riil sasaran sebanyak 71.557 anak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, sampai Selasa (9/8) cakupan pelaksanaan imunisasi MR mencapai 28.529 anak. Capaian ini dirasa masih belum maksimal. Sebab saat pelaksanaan, masih ditemukan anak yang belum dapat diimunisasi. Kebanyakan mereka mengalami sakit karena peralihan musim. Karena itulah tidak bisa disuntik sampai kondisinya benar-benar sehat.

Kendati demikian Mujoko optimistis jika pelaksanaan imunisasi MR akan sesuai dengan rencana sebelumnya. Harus rampung sampai dengan akhir Agustus. Kegiataan dikonsentrasikan pada posyandu yang sudah tersebar diseluruh desa di Kabupaten Probolinggo. Dosis vaksin sudah disebar pada 33 puskesmas. Hanya sebagian tersimpan di gudang. Vaksin yang belum terdistribusikan disimpan dalam cold room sampai nanti di-dropping pada wilayah yang membutuhkan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/