31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Vaksin Harus Meluas, Ratusan Sapi di Kab Probolinggo Masih Terpapar PMK

DRINGU, Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sudah gencar melakukan vaksinasi virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak. Namun masih ditemukan ternak yang terpapar virus ini. Dalam sepekan terakhir ditemukan 150 ekor sapi potong terpapar virus PMK.

Temuan ternak yang terpapar setelah petugas lapangan melakukan pemeriksaan rutin terhadap sapi potong dan sapi perah. Selain itu menindaklanjuti laporan ternak yang sakit diduga terpapar virus PMK. Petugas lalu mendatangi langsung ternak ke kandang untuk melakukan pengecekan.

“Masih ada temuan dan laporan sapi yang sakit terpapar virus PMK. Tentu saja segera ditindaklanjuti dengan mengecek langsung ternak di kandang,” kata Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, temuan virus PMK pada sapi potong bertambah sebanyak 150 ekor. Rabu (3/8) lalu sebanyak 10.284 ekor sapi potong terpapar. Sehingga per Selasa (9/8) tercatat, sapi potong yang terpapar PMK sebanyak 10.434 ekor. Sementara pada sapi perah tidak ada temuan baru sapi yang terpapar. Tetap 3.092 ekor.

“Temuan ada pada sapi potong. Tetapi masih masuk kategori landai. Tidak ada penambahan yang cukup signifikan dibandingkan sebelum ada vaksin. Angka kesembuhan juga naik sebanyak 3.562 sapi potong dan 214 sapi perah sembuh,” ujarnya.

Di sisi lain, upaya vaksinasi yang dilakukan masih terus dilakukan. Dinas Pertanian saat ini lebih fokus menyelesaikan vaksinasi PMK dosis kedua. Sampai dengan Selasa (9/8) dari jumlah sasaran sebanyak 9.000 dosis dan 1.000 dosis perluasan, telah terealisasi revaksinasi sebanyak 3.070 dosis atau 34,1 persen, dan perluasan sebanyak 857 dosis atau 85,7 persen.

DRINGU, Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sudah gencar melakukan vaksinasi virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak. Namun masih ditemukan ternak yang terpapar virus ini. Dalam sepekan terakhir ditemukan 150 ekor sapi potong terpapar virus PMK.

Temuan ternak yang terpapar setelah petugas lapangan melakukan pemeriksaan rutin terhadap sapi potong dan sapi perah. Selain itu menindaklanjuti laporan ternak yang sakit diduga terpapar virus PMK. Petugas lalu mendatangi langsung ternak ke kandang untuk melakukan pengecekan.

“Masih ada temuan dan laporan sapi yang sakit terpapar virus PMK. Tentu saja segera ditindaklanjuti dengan mengecek langsung ternak di kandang,” kata Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, temuan virus PMK pada sapi potong bertambah sebanyak 150 ekor. Rabu (3/8) lalu sebanyak 10.284 ekor sapi potong terpapar. Sehingga per Selasa (9/8) tercatat, sapi potong yang terpapar PMK sebanyak 10.434 ekor. Sementara pada sapi perah tidak ada temuan baru sapi yang terpapar. Tetap 3.092 ekor.

“Temuan ada pada sapi potong. Tetapi masih masuk kategori landai. Tidak ada penambahan yang cukup signifikan dibandingkan sebelum ada vaksin. Angka kesembuhan juga naik sebanyak 3.562 sapi potong dan 214 sapi perah sembuh,” ujarnya.

Di sisi lain, upaya vaksinasi yang dilakukan masih terus dilakukan. Dinas Pertanian saat ini lebih fokus menyelesaikan vaksinasi PMK dosis kedua. Sampai dengan Selasa (9/8) dari jumlah sasaran sebanyak 9.000 dosis dan 1.000 dosis perluasan, telah terealisasi revaksinasi sebanyak 3.070 dosis atau 34,1 persen, dan perluasan sebanyak 857 dosis atau 85,7 persen.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/