24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Vaksinasi PMK Lanjutan Sasar Kambing-Domba

DRINGU, Radar Bromo – Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) hingga kini terus berlangsung. Di vaksinasi tahap ketiga ini sasaran penyuntikan vaksin tidak hanya pada sapi. Tetapi ternak berkuku belah seperti kambing dan domba.

Medik Veteriner Muda pada Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto mengatakan bahwa vaksin PMK pada tahap ketiga jangkauannya lebih luas. Sebab stok vaksin yang diterima oleh Kabupaten Probolinggo juga cukup banyak yakni mencapai 22.500 dosis vaksin jenis Aftomune.

“Berbeda dengan vaksin tahap satu dan dua, vaksin tahap ketiga memang cakupannya lebih luas. Sehingga tidak hanya sapi, hewan ternak lainya juga diperbolehkan untuk vaksin,” katanya.

Nikolas menjelaskan, hewan ternak berkuku belah lainnya meliputi kambing, domba, babi, dan rusa berpotensi terpapar virus PMK. Namun tidak seperti sapi perah dan sapi potong yang lebih mudah terpapar. Sehingga temuan ternak berkuku belah yang mati tersebut, minim. Kebanyakan dapat disembuhkan sehingga tidak sampai menimbulkan kematian pada ternak.

“Boleh divaksin dengan syarat ternaknya harus sehat. Jika masih sakit ternak harus disembuhkan lebih dulu,” bebernya.

Di sisi lain realisasi vaksinasi tahap ketiga sampai dengan sabtu (1/10) telah mencapai 7.948 dosis. Kendati hewan berkuku belah lainnya sudah diperbolehkan vaksin, petugas di lapangan masih tetap fokus melakukan vaksin pada sapi perah dan sapi potong.

DRINGU, Radar Bromo – Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) hingga kini terus berlangsung. Di vaksinasi tahap ketiga ini sasaran penyuntikan vaksin tidak hanya pada sapi. Tetapi ternak berkuku belah seperti kambing dan domba.

Medik Veteriner Muda pada Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto mengatakan bahwa vaksin PMK pada tahap ketiga jangkauannya lebih luas. Sebab stok vaksin yang diterima oleh Kabupaten Probolinggo juga cukup banyak yakni mencapai 22.500 dosis vaksin jenis Aftomune.

“Berbeda dengan vaksin tahap satu dan dua, vaksin tahap ketiga memang cakupannya lebih luas. Sehingga tidak hanya sapi, hewan ternak lainya juga diperbolehkan untuk vaksin,” katanya.

Nikolas menjelaskan, hewan ternak berkuku belah lainnya meliputi kambing, domba, babi, dan rusa berpotensi terpapar virus PMK. Namun tidak seperti sapi perah dan sapi potong yang lebih mudah terpapar. Sehingga temuan ternak berkuku belah yang mati tersebut, minim. Kebanyakan dapat disembuhkan sehingga tidak sampai menimbulkan kematian pada ternak.

“Boleh divaksin dengan syarat ternaknya harus sehat. Jika masih sakit ternak harus disembuhkan lebih dulu,” bebernya.

Di sisi lain realisasi vaksinasi tahap ketiga sampai dengan sabtu (1/10) telah mencapai 7.948 dosis. Kendati hewan berkuku belah lainnya sudah diperbolehkan vaksin, petugas di lapangan masih tetap fokus melakukan vaksin pada sapi perah dan sapi potong.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/