24.4 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Pemkab Upayakan Benahi Akses ke Tempat Wisata

KRUCIL, Radar Bromo – Belum semua akses wisata di Kabupaten Probolinggo sudah bagus. Salah satunya akses di Desa Guyangan yang menjadi salah satu desa unggulan dalam hal wisata di Krucil.

“Akses jalan baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengunjung saat hendak menuju wisata,” kata Kepala Desa Guyangan Hasyim.

Desa Guyangan terdiri dari 8 dusun. Keseluruhan dusun memiliki berbagai jenis wisata yang berbeda-beda. Mulai dari wisata alam sampai edukasi. Seperti, Taman 99, Air Terjun Jaran Goyang. Juga ada objek wisata pendukung. Di antaranya kampung alpukat, kampung durian, kampung ikan dan rest area.

Dari banyaknya wisata yang berpotensi menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes), infrastruktur jalan berada di urutan pertama yang perlu diperhatikan. “Sejatinya pernah diagendakan (oleh pemkab, red) untuk diperbaiki karena memang dibutuhkan. Namun dana yang digunakan adalah dana pinjaman kalau tidak salah. Namun diurungkan, karena sesuatu,” ujarnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, akses menuju Desa Wisata Guyangan memang tak bersahabat. Wisatawan yang hendak berkunjung harus “penuh perjuangan”. Selain kondisi jalan menanjak dan menurun cukup curam, jalannya juga banyak yang rusak.

“Sebenarnya ada 7 kilometer jalan yang sangat dibutuhkan perbaikan. Jalan tersebut milik kabupaten. Kalau total jalan desa 22 kilometer. Kami berharap ada perhatian dari pemkab,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan, sejatinya dengan adanya Dana Desa (DD) pemerintah tidak dapat ikut terlibat dalam pembangunan jalan desa yang ada. “Dengan adanya DD, pemerintah (pemkab, red) tidak bisa cawe-cawe perihal jalan,” ujarnya.

KRUCIL, Radar Bromo – Belum semua akses wisata di Kabupaten Probolinggo sudah bagus. Salah satunya akses di Desa Guyangan yang menjadi salah satu desa unggulan dalam hal wisata di Krucil.

“Akses jalan baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengunjung saat hendak menuju wisata,” kata Kepala Desa Guyangan Hasyim.

Desa Guyangan terdiri dari 8 dusun. Keseluruhan dusun memiliki berbagai jenis wisata yang berbeda-beda. Mulai dari wisata alam sampai edukasi. Seperti, Taman 99, Air Terjun Jaran Goyang. Juga ada objek wisata pendukung. Di antaranya kampung alpukat, kampung durian, kampung ikan dan rest area.

Dari banyaknya wisata yang berpotensi menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes), infrastruktur jalan berada di urutan pertama yang perlu diperhatikan. “Sejatinya pernah diagendakan (oleh pemkab, red) untuk diperbaiki karena memang dibutuhkan. Namun dana yang digunakan adalah dana pinjaman kalau tidak salah. Namun diurungkan, karena sesuatu,” ujarnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, akses menuju Desa Wisata Guyangan memang tak bersahabat. Wisatawan yang hendak berkunjung harus “penuh perjuangan”. Selain kondisi jalan menanjak dan menurun cukup curam, jalannya juga banyak yang rusak.

“Sebenarnya ada 7 kilometer jalan yang sangat dibutuhkan perbaikan. Jalan tersebut milik kabupaten. Kalau total jalan desa 22 kilometer. Kami berharap ada perhatian dari pemkab,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan, sejatinya dengan adanya Dana Desa (DD) pemerintah tidak dapat ikut terlibat dalam pembangunan jalan desa yang ada. “Dengan adanya DD, pemerintah (pemkab, red) tidak bisa cawe-cawe perihal jalan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/