26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Klarifikasi Tudingan Sumbangan Germo di Orkes, Warga Geruduk Mapolsek Beji

BEJI, Radar BromoSejumlah warga melurug kantor Polsek Beji. Mereka meminta penjelasan buntut tersiarnya kabar tudingan

uang sumbangan germo di acara orkes dangdut di Dusun/Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.

Warga mendatangi kantor Polsek Beji Jumat siang (16/9). Kalangan emak-emak dan bapak-bapak tak ketinggalan. Mereka datang dengan mengendari pikap dan juga motor.

Para pendemo datang sambil membawa sejumlah poster bernadakan kritikan. Seperti “Bu Kapolsek kata siapa (acara) Agustusan dapat sumbangan dari germo” hingga “Bu Kapolsek aku tukang parkir bukan germo, tapi aku ikut nyumbang”. Dan beberapa poster lainnya.

David, salah satu tokoh pemuda Dusun/Desa Gununggangsir mengaku, aksi warga itu merupakan respons atas kekecewaan apa yang disampaikan Bu Kapolsek. Yakni, menyebutkan kalau uang acara orkes dangdutan di kampungnya pada 9 September 2022, merupakan sumbangan dari germo.

Padahal, uang tersebut merupakan iuran dari warga. Agar acara penutupan dalam momen Agustusan berlangsung meriah. “Kami dapat info dari Pak Pamong (kasun, Red). Beliau bilang, acara orkesan dangdut kapan lalu itu, dapat sumbangan dari germo. Katanya pihak polsek yang bilang. Makanya sebagai luapan kekecewaan kami, kami datang ke sini,” bebernya.

Anggota BPD Gununggangsir, Beji, Nanok mengungkapkan, tudingan miring itu didapatinya dari salah satu anggota polsek. Karena, anggota Polsek Beji tersebut memperoleh perintah langsung dari Bu Kapolsek menelusurinya.

BEJI, Radar BromoSejumlah warga melurug kantor Polsek Beji. Mereka meminta penjelasan buntut tersiarnya kabar tudingan

uang sumbangan germo di acara orkes dangdut di Dusun/Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.

Warga mendatangi kantor Polsek Beji Jumat siang (16/9). Kalangan emak-emak dan bapak-bapak tak ketinggalan. Mereka datang dengan mengendari pikap dan juga motor.

Para pendemo datang sambil membawa sejumlah poster bernadakan kritikan. Seperti “Bu Kapolsek kata siapa (acara) Agustusan dapat sumbangan dari germo” hingga “Bu Kapolsek aku tukang parkir bukan germo, tapi aku ikut nyumbang”. Dan beberapa poster lainnya.

David, salah satu tokoh pemuda Dusun/Desa Gununggangsir mengaku, aksi warga itu merupakan respons atas kekecewaan apa yang disampaikan Bu Kapolsek. Yakni, menyebutkan kalau uang acara orkes dangdutan di kampungnya pada 9 September 2022, merupakan sumbangan dari germo.

Padahal, uang tersebut merupakan iuran dari warga. Agar acara penutupan dalam momen Agustusan berlangsung meriah. “Kami dapat info dari Pak Pamong (kasun, Red). Beliau bilang, acara orkesan dangdut kapan lalu itu, dapat sumbangan dari germo. Katanya pihak polsek yang bilang. Makanya sebagai luapan kekecewaan kami, kami datang ke sini,” bebernya.

Anggota BPD Gununggangsir, Beji, Nanok mengungkapkan, tudingan miring itu didapatinya dari salah satu anggota polsek. Karena, anggota Polsek Beji tersebut memperoleh perintah langsung dari Bu Kapolsek menelusurinya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/