alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Tunggu Petunjuk KPU Pusat sebelum Lelang Eks Logistik Pemilu

KRAKSAAN, Radar Bromo – Setelah pemilihan umum 2019 selesai, sejumlah logistik masih disimpan oleh lembaga penyelenggara pemilu. Tak terkecuali KPU Kabupaten Probolinggo. Rencananya, KPU akan menghapus bekas logistik tersebut, bila sudah ada petunjuk dari KPU pusat.

Logistik itu berupa sepuluh ribu lima ratus kotak suara yang berisikan dokumen-dokumen, termasuk surat suara milik KPU. Rencananya, penghapusan bekas logistik itu dilakukan bulan depan. Hanya saja, bekas logistik baru bisa dihapus apabila sudah ada surat edaran dari KPU pusat, sehingga memang tidak dilaksanakan sekarang.

Hal itu diungkapkan Kepala Subbagian (Kasubag) Darso. Menurut dia, pengajuan penghapusan bekas logistik pemilu, bisa dilakukan sebulan setelah dilantiknya presiden. “Akan ada namanya jadwal redaksi arsip, yang nantinya memperbolehkan eks logistik untuk dihapus. Bisa dilakukan setelah satu bulan dewan pusat (DPR RI) dan Presiden dilantik,” ujarnya.

Pengusulan penghapusan dilakukan oleh KPU Kabupaten Probolinggo kepada KPU Pusat. Setelah mendapat izin dari KPU Pusat, maka, pihak KPU akan melakukan pemberitahuan terhadap Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang berada di Jember.

Lanjutnya, Salah satu fungsi KPKNL dalam hal ini adalah untuk mengatur proses keuangan yang diperoleh dari hasil lelang, yang nantinya akan ditaruh pada Kas Negara. “Jadi uang hasil lelang tidak ada yang ngendap di KPU. Semuanya diurus KPKNL, yang nantinya akan dijadikan kas negara,” ujarnya.

Ia juga menambahkan untuk proses pelelangan akan tetap dilakukan di gudang KPU yang berada di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan. Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat yang menginginkan barang lelang harus mempersiapkan dana jamin sebesar 50 persen dari harga barang yang akan dimiliki. Itu sebagai tanda peserta untuk mengikuti lelang. ”Nantinya uang tersebut akan dikirimkan kepada KPKNL,” ujarnya. (mg1/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Setelah pemilihan umum 2019 selesai, sejumlah logistik masih disimpan oleh lembaga penyelenggara pemilu. Tak terkecuali KPU Kabupaten Probolinggo. Rencananya, KPU akan menghapus bekas logistik tersebut, bila sudah ada petunjuk dari KPU pusat.

Logistik itu berupa sepuluh ribu lima ratus kotak suara yang berisikan dokumen-dokumen, termasuk surat suara milik KPU. Rencananya, penghapusan bekas logistik itu dilakukan bulan depan. Hanya saja, bekas logistik baru bisa dihapus apabila sudah ada surat edaran dari KPU pusat, sehingga memang tidak dilaksanakan sekarang.

Hal itu diungkapkan Kepala Subbagian (Kasubag) Darso. Menurut dia, pengajuan penghapusan bekas logistik pemilu, bisa dilakukan sebulan setelah dilantiknya presiden. “Akan ada namanya jadwal redaksi arsip, yang nantinya memperbolehkan eks logistik untuk dihapus. Bisa dilakukan setelah satu bulan dewan pusat (DPR RI) dan Presiden dilantik,” ujarnya.

Pengusulan penghapusan dilakukan oleh KPU Kabupaten Probolinggo kepada KPU Pusat. Setelah mendapat izin dari KPU Pusat, maka, pihak KPU akan melakukan pemberitahuan terhadap Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang berada di Jember.

Lanjutnya, Salah satu fungsi KPKNL dalam hal ini adalah untuk mengatur proses keuangan yang diperoleh dari hasil lelang, yang nantinya akan ditaruh pada Kas Negara. “Jadi uang hasil lelang tidak ada yang ngendap di KPU. Semuanya diurus KPKNL, yang nantinya akan dijadikan kas negara,” ujarnya.

Ia juga menambahkan untuk proses pelelangan akan tetap dilakukan di gudang KPU yang berada di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan. Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat yang menginginkan barang lelang harus mempersiapkan dana jamin sebesar 50 persen dari harga barang yang akan dimiliki. Itu sebagai tanda peserta untuk mengikuti lelang. ”Nantinya uang tersebut akan dikirimkan kepada KPKNL,” ujarnya. (mg1/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/