alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Nelayan yang Mau Daftar Asuransi Diarahkan ke Kuota Gratis Kementerian

PASURUAN, Radar Bromo – Jatah 750 asuransi gratis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk nelayan kabupaten Pasuruan, belum terserap semua. Karenanya, Dinas Perikanan tidak menambah usulan asuransi nelayan mandiri. Bahkan, nelayan yang mendaftar langsung didaftarkan ke asuransi gratis dari KKP.

Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi mengatakan, sejauh ini jumlah nelayan yang sudah mengikuti asuransi secara mandiri ada 10 orang. “Mereka sudah daftar sejak awal tahun dan kartunya juga sudah datang. Rata-rata membayar mandiri dengan premi Rp 100 ribu per tahun,” ujarnya.

Namun, kuota asuransi nelayan gratis baru turun pada Mei. Sehingga, untuk sementara, Dinas Perikanan tidak menambah jumlah nelayan yang mendaftar asuransi mandiri. Mereka dialihkan ke asuransi gratis.

Alamsyah mengatakan, sejauh ini jumlah pendaftar asuransi gratis ini baru 100 nelayan. Sedangkan, kuota untuk Kabupaten Pasuruan mencapai 750 polis. “Yang daftar kami utamakan masuk kuota gratis dulu. Semua yang mengajukan asuransi nelayan, kami masukkan kuota gratis dari pemerintah,” ujarnya.

Meski baru ada 100 nelayan yang terdaftar, Alamsyah mengaku optimistis 750 kuota asuransi gratis itu bisa terserap. Alasannya, kuota ini tidak harus nelayan yang belum pernah mendapatkannya. Mereka yang pernah mendapatkan, juga bisa mengajukan diri. Namun, tetap wajib memiliki Kartu Kusuka dari KKP. (eka/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Jatah 750 asuransi gratis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk nelayan kabupaten Pasuruan, belum terserap semua. Karenanya, Dinas Perikanan tidak menambah usulan asuransi nelayan mandiri. Bahkan, nelayan yang mendaftar langsung didaftarkan ke asuransi gratis dari KKP.

Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi mengatakan, sejauh ini jumlah nelayan yang sudah mengikuti asuransi secara mandiri ada 10 orang. “Mereka sudah daftar sejak awal tahun dan kartunya juga sudah datang. Rata-rata membayar mandiri dengan premi Rp 100 ribu per tahun,” ujarnya.

Namun, kuota asuransi nelayan gratis baru turun pada Mei. Sehingga, untuk sementara, Dinas Perikanan tidak menambah jumlah nelayan yang mendaftar asuransi mandiri. Mereka dialihkan ke asuransi gratis.

Alamsyah mengatakan, sejauh ini jumlah pendaftar asuransi gratis ini baru 100 nelayan. Sedangkan, kuota untuk Kabupaten Pasuruan mencapai 750 polis. “Yang daftar kami utamakan masuk kuota gratis dulu. Semua yang mengajukan asuransi nelayan, kami masukkan kuota gratis dari pemerintah,” ujarnya.

Meski baru ada 100 nelayan yang terdaftar, Alamsyah mengaku optimistis 750 kuota asuransi gratis itu bisa terserap. Alasannya, kuota ini tidak harus nelayan yang belum pernah mendapatkannya. Mereka yang pernah mendapatkan, juga bisa mengajukan diri. Namun, tetap wajib memiliki Kartu Kusuka dari KKP. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/