alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Monday, 26 October 2020

Kursi Kada-Ketua DPRD Lepas, Ini Sorotan Mantan Ketua PDIP Kota Probolinggo

KADEMANGAN, Radar Bromo – Perolehan suara PDIP dalam Pilkada 2018 serta Pemilu 2019 di Kota Probolinggo, mendapatkan sorotan tajam. Termasuk dari mantan pengurus DPC PDIP Kota Probolinggo. Sebab, perolehan suara dalam dua laga politik ini jauh dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Mantan Ketua DPC PDIP Kota Probolinggo Indi Eko Yanuarto mengatakan, perolehan kursi PDIP di DPRD dalam Pemilu 2019 paling rendah dalam proses Pemilu pascareformasi. “Pemilu 2019 ini hanya 6 kursi. Turun dari periode sebelumnya tahun 2014-2019 yang mencapai 8 kursi,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Selain turunnya perolehan kursi, posisi ketua DPRD Kota Probolinggo juga dipastikan lepas. Meski jumlah kursi di DPRD sama dengan PKB, namun dari jumlah suara, perolehan PKB masih lebih tinggi. “Posisi ketua DPRD juga lepas. Sebelumnya dalam pilkada, PDIP juga kalah. Akhirnya, baik posisi eksekutif maupun legislatif tidak ada yang diperoleh. Hal ini amat disayangkan,” ujar Indi.

Putra mantan Wali Kota Probolinggo Buchori ini menilai, jumlah kursi yang menurun drastis dan suara yang diperoleh dalam pemilu 2019 berkaitan dengan gagalnya PDIP dalam Pilkada 2018. “Saya berharap agar PDIP kembali berbenah dalam organisasinya setelah Pilkada 2018 dan Pemilu 2019,” ujarnya.

Sekretaris DPC PDIP Kota Probolinggo Agus Rudianto Ghaffur tidak menampik turunnya jumlah kursi dan suara PDIP dalam Pemilu 2019. Menurutnya, turunnya perolehan suara ini berkaitan erat dengan Pilkada 2018. Saat itu calon yang diusung PDIP kalah.

“Saya pikir antara masa kepemimpinan satu dengan kepemimpinanan yang lain tantangannya berbeda-beda. Jadi, pasca Pak Indi ke Cak Yon (Nasution), partai sudah bekerja keras dalam Pemilu 2019,” ujarnya.

Namun, karena dalam Pilkada 2018 PDIP tidak bisa merebut kursi wali kota, berdampak pada perolehan kursi legislatif dalam Pemilu 2019. “PDIP tidak berhasil merebut kursi wali kota dalam Pilkada 2018, menjadi linier kepada hasil Pemilu 2019 dari 8 kursi menjadi 6 kursi,” jelasnya.

Rudi memastikan, ke depan pengurus PDIP akan bekerja keras untuk kembali memenangkan kursi wali kota. Serta, mengembalikan jumlah kursi. (put/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PWI Probolinggo Bangkit setelah 10 Tahun Vakum  

General Manager Jawa Pos Radar Bromo H.A. Suyuti, terpilih sebagai ketua PWI Probolinggo Persiapan.

Penuhi Syarat, JMSI Serahkan Berkas Pendaftaran ke Dewan Pers

Dideklarasikan 8 Februari 2020, dalam waktu singkat JMSI dapat memenuhi persyaratan menjadi konstituen Dewan Pers.

Ngantuk, Pemotor asal Sidoarjo Tabrak Taman Bambu Runcing Pandaan    

Motor Honda Supra X yang dikendarai korban seorang diri, menabrak taman Bambu Runcing

Fortuner Tabrak Pikap Parkir di Prigen, Tiga Terluka  

Sesampainya di lokasi kejadian, Fortuner itu menabrak dari belakang pikap Isuzu Panther pikap yang diparkir di bahu jalan sebelah kiri.

Warga Binaan Rutan Bangil Ubah Lahan Parkir Jadi Bengkel Mebel

Hidup di penjara, tidak boleh mematikan kreativitas. Sebab, meski hidup di lingkungan yang terbatas, seorang tahanan masih bisa berkreasi. Hal ini yang dilakukan di Rutan Bangil dengan mengembangkan industri mebeler.