alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

PNS Pemkot Probolinggo Kini Finger Print Tiga Kali Sehari

MAYANGAN, Radar BromoPNS di lingkungan Pemkot Probolinggo harus absen finger print sebanyak tiga kali. Jika tidak, maka tunjangan kinerja (Tukin) bisa dipotong.

Pemotongan itu mulai diberlakukan tanggal 2 September 2019. Tujuanya, agar para PNS dapat memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rachmadeta Antariksa, Kamis (29/8) siang. Menurutnya, inti aturannya yaitu setiap PNS wajib memenuhi jam kerja efektif selama 37 jam 30 menit dalam seminggu.

Karena itu, diberlakukan finger print tiga kali. Finger print sendiri, menurutnya, sudah dilakukan sejak 2018. Namun, tidak dikaitkan dengan Tukin.

“Selanjutnya dengan adanya Tukin yang dapat memberikan semangat dan kesejahteraan bagi PNS, akhirnya tuntutannya terhadap pelayanan masyarakat makin tinggi,” terangnya.

Oleh karenya, dilakukan absen finger print tiga kali. Mulanya, menurut Deta –panggilannya-, hanya dilakukan dua kali finger print. Yakni, saat datang dan pulang. Pukul 07.00-07.30 dan pukul 16.00-16.30.

Kini, finger print ditambah satu kali di siang hari usai jam istirahat. Dengan aturan ini, PNS bisa finger print mulai jam 12.00 -12.30.

“Mulanya Wali Kota memberikan jam istirahat agar PNS bisa salat dan makan. Namun, banyak yang lupa bahwa waktu istirhat hanya 30 menit. Pukul 11.30-12.00. Makanya, siangnya ada finger print lagi. Tujuanya, kembali lagi pada pelayanan masyarakat,” bebernya.

Konsekuensinya, bagi PNS yang tidak finger print tiga kali atau lupa, hak Tukin akan dipotong. “Jadi, kalau finger print sekali atau dua kali, tidak dihitung,” katanya.

Pemotongan Tukin dilakukan berdasarkan aturan yang ada. Tiap kali tidak finger print, dipotong 2 persen dari skor kehadiran. Sementara jika terlambat finger print, setiap 120 menit dipotong 4 persen dari skor kehadiran. (rpd/hn)

 

 

 

 

 

 

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Listrik Kerap Padam, 95 Persen Disebabkan Pohon

Kejadian listrik padam atau mati lampu kerap terjadi saat musim hujan.

Maulid Nabi, Buah Impor di Probolinggo Lebih Banyak Diburu

Memasuki Maulid Nabi Muhammad SAW., permintaan buah segar, khususnya buah impor di Kota Probolinggo, meningkat.

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan.

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata.

SDM Pelaku Wisata di Probolinggo Perlu Ditingkatkan

Potensi wisata di Kabupaten Probolinggo, cukup banyak. Namun, pengelolaannya perlu terus ditingkatkan. Baik secara fisik maupun dari segi SDM pengelola.