alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

KPU: Parpol Belum Klarifikasi soal Bacaleg Terindikasi Mundur

PURWOREJO – Adanya dua bacaleg yang sempat terindikasi mundur dari pencalonannya untuk menuju DPRD Kota Pasuruan, belum jelas. Hingga saat ini, KPU Kota Pasuruan belum memastikan pengunduran diri yang sempat diajukan dua bacaleg.

Sebab, belum ada klarifikasi dari partai politik yang menaungi dua bacaleg tersebut. Komisioner KPU Divisi Teknis, Basori Alwi mengatakan, pengunduran diri dua bacaleg itu memang belum positif.

“Kami sudah menyurati dua parpol terkait, untuk memberikan klarifikasi soal ini. Namun memang belum ada jawaban,” kata Basori.

Permintaan klarifikasi dari parpol itu, lanjut Basori, memang selayaknya dilakukan KPU. Sebab, setiap bacaleg maju melalui partai politik. Sehingga mekanisme pengunduran diri selama tahap pencalonan berlangsung, juga harus melalui partai politik.

“Kami kan hanya menerima surat tembusan. Surat pengunduran dirinya disampaikan ke parpol, dan tembusannya disampaikan ke KPU,” jelasnya.

Dengan begitu, KPU belum bisa menjelaskan secara terperinci nama bacaleg yang mengajukan pengunduran diri tersebut. “Yang jelas kami menerima tembusan pengunduran diri dari dua bacaleg dari Dapil 1 dan Dapil 3,” katanya.

Basori mengaku, pihaknya masih menunggu jawaban dari parpol terkait. Lebih lanjut, Basori juga tak bisa menyampaikan alasan pengunduran diri dua bacaleg tersebut. Menurutnya, hal itu bisa diketahui setelah ada klarifikasi langsung dari parpol terkait.

Saat ditanya apakah dua bacaleg tersebut terindikasi kasus korupsi, narkoba, ataupun pelecehan anak, Basori menjawab singkat. “Sejauh ini tidak ada,” tandasnya. (tom/fun)

PURWOREJO – Adanya dua bacaleg yang sempat terindikasi mundur dari pencalonannya untuk menuju DPRD Kota Pasuruan, belum jelas. Hingga saat ini, KPU Kota Pasuruan belum memastikan pengunduran diri yang sempat diajukan dua bacaleg.

Sebab, belum ada klarifikasi dari partai politik yang menaungi dua bacaleg tersebut. Komisioner KPU Divisi Teknis, Basori Alwi mengatakan, pengunduran diri dua bacaleg itu memang belum positif.

“Kami sudah menyurati dua parpol terkait, untuk memberikan klarifikasi soal ini. Namun memang belum ada jawaban,” kata Basori.

Permintaan klarifikasi dari parpol itu, lanjut Basori, memang selayaknya dilakukan KPU. Sebab, setiap bacaleg maju melalui partai politik. Sehingga mekanisme pengunduran diri selama tahap pencalonan berlangsung, juga harus melalui partai politik.

“Kami kan hanya menerima surat tembusan. Surat pengunduran dirinya disampaikan ke parpol, dan tembusannya disampaikan ke KPU,” jelasnya.

Dengan begitu, KPU belum bisa menjelaskan secara terperinci nama bacaleg yang mengajukan pengunduran diri tersebut. “Yang jelas kami menerima tembusan pengunduran diri dari dua bacaleg dari Dapil 1 dan Dapil 3,” katanya.

Basori mengaku, pihaknya masih menunggu jawaban dari parpol terkait. Lebih lanjut, Basori juga tak bisa menyampaikan alasan pengunduran diri dua bacaleg tersebut. Menurutnya, hal itu bisa diketahui setelah ada klarifikasi langsung dari parpol terkait.

Saat ditanya apakah dua bacaleg tersebut terindikasi kasus korupsi, narkoba, ataupun pelecehan anak, Basori menjawab singkat. “Sejauh ini tidak ada,” tandasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/