alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Volume Kerusakan Jalan KH Mas Mansyur Kota Pasuruan Meluas

PURWOREJO, Radar Bromo-Kondisi Jalan KH Mas Mansyur yang rusak, kini semakin parah. Karena itu, Pemkot Pasuruan harus mengestimasi ulang elevasi dan kerusakan kondisi jalan. Sebelum proyek perbaikan jalan mulai dikerjakan.

Sebab, ada sedikit perubahan dari perencanaan semula. Hal itu dikarenakan banyaknya kendaraan yang lalu lalang. Mengingat jalan tersebut merupakan salah satu jalan alternatif yang dapat dilalui dari Kota Pasuruan menuju Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Sementara, perencanaan disusun sejak Desember 2018 silam. “Seiring waktu, tentunya ada perubahan kondisi. Volume kerusakannya bertambah,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Novajanto.

Meski begitu, bertambahnya kerusakan jalan itu dinilai tak terlampau tinggi. Sehingga, dipastikan tak akan memengaruhi kebutuhan anggaran maupun kualitas pekerjaan di lapangan. Akung juga menegaskan pihaknya tak mengubah perencanaan awal.

“Perubahan estimasi kerusakan ini bukan dalam arti total. Tapi, luasannya pasti berubah. Jadi, tidak mengubah substansi perencanaan,” jelasnya.

Pihaknya juga telah memetakan kerusakan jalan yang kian meluas. Di antaranya di depan SMPN 8 Kota Pasuruan, depan eks kantor PDIP, dan depan kantor Kelurahan Tembokrejo. “Hanya menambah luasan yang memang perlu diperbaiki saja,” ungkapnya.

Dia juga memastikan, perbaikan jalan itu bakal segera dimulai. Sebab, proses lelang sudah dilalui. Sehingga, rekanan yang akan mengerjakan proyek yang dibiayai DAK senilai Rp 6 miliar itu telah ditentukan.

“Pada tahapan pra pekerjaan juga kami libatkan inspektorat maupun TP4D (Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan). Besok mulai pematokan elevasi. Selanjutnya, mobilisasi alat. Awal Agustus sekiranya sudah berjalan,” harapnya. (tom/mie)

PURWOREJO, Radar Bromo-Kondisi Jalan KH Mas Mansyur yang rusak, kini semakin parah. Karena itu, Pemkot Pasuruan harus mengestimasi ulang elevasi dan kerusakan kondisi jalan. Sebelum proyek perbaikan jalan mulai dikerjakan.

Sebab, ada sedikit perubahan dari perencanaan semula. Hal itu dikarenakan banyaknya kendaraan yang lalu lalang. Mengingat jalan tersebut merupakan salah satu jalan alternatif yang dapat dilalui dari Kota Pasuruan menuju Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Sementara, perencanaan disusun sejak Desember 2018 silam. “Seiring waktu, tentunya ada perubahan kondisi. Volume kerusakannya bertambah,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Novajanto.

Meski begitu, bertambahnya kerusakan jalan itu dinilai tak terlampau tinggi. Sehingga, dipastikan tak akan memengaruhi kebutuhan anggaran maupun kualitas pekerjaan di lapangan. Akung juga menegaskan pihaknya tak mengubah perencanaan awal.

“Perubahan estimasi kerusakan ini bukan dalam arti total. Tapi, luasannya pasti berubah. Jadi, tidak mengubah substansi perencanaan,” jelasnya.

Pihaknya juga telah memetakan kerusakan jalan yang kian meluas. Di antaranya di depan SMPN 8 Kota Pasuruan, depan eks kantor PDIP, dan depan kantor Kelurahan Tembokrejo. “Hanya menambah luasan yang memang perlu diperbaiki saja,” ungkapnya.

Dia juga memastikan, perbaikan jalan itu bakal segera dimulai. Sebab, proses lelang sudah dilalui. Sehingga, rekanan yang akan mengerjakan proyek yang dibiayai DAK senilai Rp 6 miliar itu telah ditentukan.

“Pada tahapan pra pekerjaan juga kami libatkan inspektorat maupun TP4D (Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan). Besok mulai pematokan elevasi. Selanjutnya, mobilisasi alat. Awal Agustus sekiranya sudah berjalan,” harapnya. (tom/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/