Sertifikat Tanah untuk Nelayan Ditarget Selesai Akhir Tahun

BANGIL – Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan terus memproses Sertifikasi Hak Atas Tanah Nelayan (Sehat) untuk 163 nelayan di Kabupaten Pasuruan. Semuanya ditargetkan selesai Desember tahun ini.

Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan mengatakan, sampai akhir bulan Oktober, proses sertifikasi masih berlangsung. “Saat ini ada yang administrasi sudah lengkap, tapi juga masih ada yang proses pengukuran lahan, pemberkasan, dan sebagainya,” jelasnya.

Dijelaskannya, Sehat adalah program pemerintah pusat dan berjalan sejak 2008. Tujuannya, agar nelayan memiliki hak atas tanah yang sudah ditempati lama.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa nelayan yang tinggal di pesisir, selama ini banyak yang belum memiliki sertifikat hak atas tanah mereka,” katanya.

Karena itu, setiap tahun pemerintah rutin memberikan kuota untuk nelayan agar mengikuti program Sehat. Di tahun 2018, ada 163 nelayan yang mendapatkan kuota pengurusan Sehat gratis dari pemerintah.

“Awalnya 100 kuota, kemudian ditambah lagi 63 bidang. Jadi total ada 163 nelayan yang ikut. Untuk lokasi semuanya berada di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton,” jelasnya.

Ditambahkan Alamsyah, Dinas Perikanan menargetkan program Sehat selesai bulan Desember. Harapannya, sebelum tutup tahun, sertifikat sudah bisa dibagikan kepada nelayan.

Jika punya sertifikat tanah, maka nelayan mempunyai hak milik atas tanah yang dipakai tempat tinggal. Termasuk bisa menjadi jaminan ke perbankan jika membutuhkan modal. Misalnya, untuk budi daya dan kegiatan kelautan lainnya. (eka/fun)