alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Bakaran Sampah Picu Kebakaran Lahan Kosong Milik Pesantren di Wonoasih

WONOASIH, Radar Bromo – Sebuah lahan kosong milik Pesantren Raudlotul Muta’alimin, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, terbakar, Sabtu (28/9), pukul 11.00. Diduga, api berasal dari bakaran sampah yang kemudian menjalar, membakar lahan kosong itu.

Salah satu guru di MI Raudlotul Muta’alimin yang enggan namanya disebut mengatakan, api diduga berasal dari aktivitas membakar sampah. Namun ia tidak mengetahui secara kejadiannya secara detail. Sebab, saat kejadian ia sedang mengajar.

“Saya dapat laporan bahwa lahan belakang milik pesantren terbakar. Makanya saya langsung ke sini,” terangnya.

Lahan itu sendiri terletak di belakang pesantren. Tepatnya di RT 3/RW 2, GG Pesantren, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih. Sebagian besar lahan ditumbuhi pohon bambu. Karena itu, api mudah membakar. Warga akhirnya menghubungi petugas Damkar, Satpol PP Kota Probolinggo.

Satiman, petugas Damkar, Satpol PP Kota Probolinggo menjelaskan, warga awalnya hanya melihat asap kecil. Namun, api cepat membakar pohon-pohon bambu di sana. Lebih lagi kondisi angin cukup kencang.

“Jadi warga takut ketika api cepat menjalar. Suara daun pring (bambu) kering dan rantingnya membuat warga ngeri. Apalagi berdekatan dengan ruangan atau salah satu gedung pesantren. Jadi warga langsung menghubungi petugas damkar,” bebernya.

Selang 15 menit, petugas damkar dengan satu unit mobil berukuran kecil tiba di lokasi. Petugas pun langsung memadamkan api. Dan sekitar 10 menit kemudian, api berhasil dipadamkan.

“Meski sudah padam, petugas melakukan pembasahan agar api tidak muncul lagi,” bebernya. (rpd/hn)

WONOASIH, Radar Bromo – Sebuah lahan kosong milik Pesantren Raudlotul Muta’alimin, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, terbakar, Sabtu (28/9), pukul 11.00. Diduga, api berasal dari bakaran sampah yang kemudian menjalar, membakar lahan kosong itu.

Salah satu guru di MI Raudlotul Muta’alimin yang enggan namanya disebut mengatakan, api diduga berasal dari aktivitas membakar sampah. Namun ia tidak mengetahui secara kejadiannya secara detail. Sebab, saat kejadian ia sedang mengajar.

“Saya dapat laporan bahwa lahan belakang milik pesantren terbakar. Makanya saya langsung ke sini,” terangnya.

Lahan itu sendiri terletak di belakang pesantren. Tepatnya di RT 3/RW 2, GG Pesantren, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih. Sebagian besar lahan ditumbuhi pohon bambu. Karena itu, api mudah membakar. Warga akhirnya menghubungi petugas Damkar, Satpol PP Kota Probolinggo.

Satiman, petugas Damkar, Satpol PP Kota Probolinggo menjelaskan, warga awalnya hanya melihat asap kecil. Namun, api cepat membakar pohon-pohon bambu di sana. Lebih lagi kondisi angin cukup kencang.

“Jadi warga takut ketika api cepat menjalar. Suara daun pring (bambu) kering dan rantingnya membuat warga ngeri. Apalagi berdekatan dengan ruangan atau salah satu gedung pesantren. Jadi warga langsung menghubungi petugas damkar,” bebernya.

Selang 15 menit, petugas damkar dengan satu unit mobil berukuran kecil tiba di lokasi. Petugas pun langsung memadamkan api. Dan sekitar 10 menit kemudian, api berhasil dipadamkan.

“Meski sudah padam, petugas melakukan pembasahan agar api tidak muncul lagi,” bebernya. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/