Kapolsek Kalipuro: Dirugikan Pak Amir? Silakan Lapor Polisi

BANYUWANGI – Meski sempat diamankan di Polsek Kalipuro, namun Amirudin akhirnya dilepas. Pria yang bikin heboh dunia maya itu, akhirnya dipulangkan, Senin (28/1).

Kapolsek Kalipuro AKP Jaenur Kholiq menjelaskan, pihaknya hanya sebatas memintai keterangan Amirudin yang telah berbohong jalan kaki Medan-Banyuwangi karena nadzar. Sejauh ini, belum ada temuan yang mengarah ke tindak pidana.

Sebab, dari informasi yang diterima polisi, selama ini pemberian bantuan disebutkan hanya bersifat sosial. “Kalau ada yang merasa dirugikan, ya silakan melapor,” jelas perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Sementara itu, praktisi hukum asal Banyuwangi Firdaus Yulianto berpendapat lain. Amirudin bisa dijerat hukum jika ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan.

Jika tidak ada yang merasa dirugikan, tindakan Amirudin tidak bisa diproses hukum. ”Masyarakat harus tetap mewaspadai dengan modus seperti ini,’’ kata Firdaus.

Di mana seseorang memanfaatkan keibaan masyarakat untuk memperoleh keuntungan pribadi dengan cara membuat cerita-cerita yang mengundang belas kasihan.

”Sama halnya dengan pengemis atau orang yang meminta sumbangan fiktif. Mereka memanfaatkan rasa iba untuk mendapatkan keuntungan. Jadi saya melihat lebih kepada dampak sosial, agar masyarakat lebih berhati-hati,” tandasnya. (fre/aif/JPG/mie)