alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Juara Mancing, Warga Tigasan Wetan Dapat Rp 2 Juta

KADEMANGAN, Radar Bromo – Kesabaran menunggu sambaran lele berbuah kemenangan yang membanggakan bagi Muhammad Ali, warga Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Ia berhasil mendapatkan seekor lele seberat 2,609 kilogram sekaligus menjadi lele terberat dalam lomba mancing di Kolam Bromo Fishing Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (26/10).

Karenanya, Ali berhak membawa pulang hadiah uang tunai Rp 2 juta. Turun tanpa tim di nomor lapak 20 membawa keuntungan tersendiri baginya. Menurutnya, kemenangan ini terasa mengejutkan. Sebab, beberapa kali umpan dilemparkan ke kolam tidak disambar lele.

Namun, memasuki menit ke-78 pada jok kedua, umpannya mendapatkan sambaran kuat hingga stiknya melengkung menahan tarikan lele. “Saya tidak menyangka akan menjadi juara dalam perlombaan kali ini. Karena perlombaan hampir saja berakhir belum juga dapat lele. Namun, rezeki tidak ke mana, pertandingan kurang 12 menit lele menyambar dan alhamdulillah dapat diangkat sekaligus menjadi yang terberat,” ujarnya.

Perlombaan yang diikuti 125 peserta ini dimulai pukul 21.22 dan selesai pukul 22.52. Ratusan peserta itu berasal dari Kota/Kabupaten Probolinggo, Lumajang, dan Pasuruan. Mereka berlomba selama 90 menit.

Ketua Panitia Lomba Ainul Mashudi mengatakan perlombaan kali ini peserta membeludak. Banyak peserta yang belum terdaftar pada sesi pertama menunggu untuk sesi berikutnya. “Peserta malam ini lumayan banyak. Jadi, ada yang harus menunggu,” ujarnya.

Setelah 90 menit perlombaan berjalan, lahirlah 9 nominasi lele terberat yang berhasil ditangkap. Selain hasil tangkapan Muhammad Ali, juara kedua ada Sarjani dengan berat ikan 2,552 kilogram. Dia diberi hadiah Rp 800 ribu. Juara ketiga ada Kampes Mamel (berat lele 2,546 kilogram dan hadiah Rp 400 ribu). (ar/rud)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Kesabaran menunggu sambaran lele berbuah kemenangan yang membanggakan bagi Muhammad Ali, warga Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Ia berhasil mendapatkan seekor lele seberat 2,609 kilogram sekaligus menjadi lele terberat dalam lomba mancing di Kolam Bromo Fishing Jawa Pos Radar Bromo, Sabtu (26/10).

Karenanya, Ali berhak membawa pulang hadiah uang tunai Rp 2 juta. Turun tanpa tim di nomor lapak 20 membawa keuntungan tersendiri baginya. Menurutnya, kemenangan ini terasa mengejutkan. Sebab, beberapa kali umpan dilemparkan ke kolam tidak disambar lele.

Namun, memasuki menit ke-78 pada jok kedua, umpannya mendapatkan sambaran kuat hingga stiknya melengkung menahan tarikan lele. “Saya tidak menyangka akan menjadi juara dalam perlombaan kali ini. Karena perlombaan hampir saja berakhir belum juga dapat lele. Namun, rezeki tidak ke mana, pertandingan kurang 12 menit lele menyambar dan alhamdulillah dapat diangkat sekaligus menjadi yang terberat,” ujarnya.

Perlombaan yang diikuti 125 peserta ini dimulai pukul 21.22 dan selesai pukul 22.52. Ratusan peserta itu berasal dari Kota/Kabupaten Probolinggo, Lumajang, dan Pasuruan. Mereka berlomba selama 90 menit.

Ketua Panitia Lomba Ainul Mashudi mengatakan perlombaan kali ini peserta membeludak. Banyak peserta yang belum terdaftar pada sesi pertama menunggu untuk sesi berikutnya. “Peserta malam ini lumayan banyak. Jadi, ada yang harus menunggu,” ujarnya.

Setelah 90 menit perlombaan berjalan, lahirlah 9 nominasi lele terberat yang berhasil ditangkap. Selain hasil tangkapan Muhammad Ali, juara kedua ada Sarjani dengan berat ikan 2,552 kilogram. Dia diberi hadiah Rp 800 ribu. Juara ketiga ada Kampes Mamel (berat lele 2,546 kilogram dan hadiah Rp 400 ribu). (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/