alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Warga Sekarkare Resahkan Tiang Listrik Miring

DRINGU, Radar Bromo – Warga maupun pengendara yang kerap melintas di Jalan Desa Sekarkare, Kecamatan Dringu, belakangan dibuat resah. Penyebabnya, ada sejumlah tiang listrik jaringan tenaga rendah (JTR) yang miring.

Salah satu yang resah itu adalah Moch Sholehuddin 24. Warga Desa Mranggonlawang, Kecamatan Dringu yang kerap melintas disana, mengatakan, miringnya tiang listrik tersebut sudah lama. “Tiang listrik di wilayah sini sudah lama miring, itu pun tidak hanya satu,” ujarnya.

Dihitung oleh Sholehudin ada sekitar 6 tiang listrik yang mengalami kemiringan, dengan tingkat kemiringan yang berbeda. Kemiringannya juga tidak sama. “Ada yang miringnya ke jalan, ada yang miringnya ke sawah orang dan lahan kosong milik warga,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Abdul Rohim, warga Desa Mranggon, Kecamatan Dringu. Dia yang biasa mencari rumput untuk ternaknya juga ikut resah. Pasalnya, di sekitar 6 tiang itu adalah tempatnya mencari rumput. “Sewaktu-waktu takutnya roboh. Saya biasa menyabit rumput di sana. Terus kalau menimpa saya gimana,” ujarnya dengan nada bertanya.

Rohim juga bersyukur, karena posisi tiang ada di utara jalan. Sehingga jarang orang yang melintas di bawah tiang. “Untungnya tiang listrik itu berada di utara jalan. Kalau di selatan jalan, banyak rumah warga,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Kepala Unit Pelayanan Pelanggan (ULT) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kraksaan Muhammad Syafi’i menerangkan, penanganan tiang listrik bisa langsung ditangani ketika sudah mencapai di atas 20 derajat. Karena, kemiringan tiang juga berpengaruh dalam proses penanganannya. “Kalau kemiringannya sudah membahayakan, kami akan langsung melakukan perbaikan,” ujarnya.

Untuk sementara pihaknya akan melakukan pengecekan. Di sisi lain, ia menjelaskan kemiringan itu bisa disebabkan oleh kawat yang menjadi penyangga tiang hilang. Sehingga, pihaknya mengimbau agar masyarakat juga ikut menjaga fasilitas PLN. (mg1/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Warga maupun pengendara yang kerap melintas di Jalan Desa Sekarkare, Kecamatan Dringu, belakangan dibuat resah. Penyebabnya, ada sejumlah tiang listrik jaringan tenaga rendah (JTR) yang miring.

Salah satu yang resah itu adalah Moch Sholehuddin 24. Warga Desa Mranggonlawang, Kecamatan Dringu yang kerap melintas disana, mengatakan, miringnya tiang listrik tersebut sudah lama. “Tiang listrik di wilayah sini sudah lama miring, itu pun tidak hanya satu,” ujarnya.

Dihitung oleh Sholehudin ada sekitar 6 tiang listrik yang mengalami kemiringan, dengan tingkat kemiringan yang berbeda. Kemiringannya juga tidak sama. “Ada yang miringnya ke jalan, ada yang miringnya ke sawah orang dan lahan kosong milik warga,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Abdul Rohim, warga Desa Mranggon, Kecamatan Dringu. Dia yang biasa mencari rumput untuk ternaknya juga ikut resah. Pasalnya, di sekitar 6 tiang itu adalah tempatnya mencari rumput. “Sewaktu-waktu takutnya roboh. Saya biasa menyabit rumput di sana. Terus kalau menimpa saya gimana,” ujarnya dengan nada bertanya.

Rohim juga bersyukur, karena posisi tiang ada di utara jalan. Sehingga jarang orang yang melintas di bawah tiang. “Untungnya tiang listrik itu berada di utara jalan. Kalau di selatan jalan, banyak rumah warga,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Kepala Unit Pelayanan Pelanggan (ULT) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kraksaan Muhammad Syafi’i menerangkan, penanganan tiang listrik bisa langsung ditangani ketika sudah mencapai di atas 20 derajat. Karena, kemiringan tiang juga berpengaruh dalam proses penanganannya. “Kalau kemiringannya sudah membahayakan, kami akan langsung melakukan perbaikan,” ujarnya.

Untuk sementara pihaknya akan melakukan pengecekan. Di sisi lain, ia menjelaskan kemiringan itu bisa disebabkan oleh kawat yang menjadi penyangga tiang hilang. Sehingga, pihaknya mengimbau agar masyarakat juga ikut menjaga fasilitas PLN. (mg1/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/