alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Kurang 2 Minggu, Pelebaran Akses Bromo di Puspo Pasuruan Sudah 97%

PUSPO, Radar Bromo – Masuk akhir September ini, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur menggenjot pelebaran jalan di Puspo. Targetnya semua pengerjaan sudah selesai pada 10 Oktober mendatang.

Suprijanto, staf Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Probolinggo di Pasuruan mengatakan bahwa sesuai jadwal, ditargetkan semua pengerjaan sudah selesai pada 10 Oktober atau kurang lebih 2 minggu lagi. Sehingga, saat ini dikatakan terus dikebut agar proses finishing bisa selesai tepat waktu.

“Saat ini terus kita kebut dan optimis bisa selesai sesuai jadwal. Karena untuk pelebaran jalan sendiri sudah rampung dan tinggal penyelesaian akhir saja,” terangnya.

Dari progres pengerjaan sampai Kamis (26/9), dikatakan sudah mencapai 97 persen dari target. Saat ini selain pengerjaan pelebaran kanan dan kiri jalan yang sudah selesai 100 persen. Pengerjaan tinggal penyempurnaan, kebersihan dan pengaspalan di spot-spot tertentu. Dengan target kurang 2 minggu dipastikan bisa selesai sesuai jadwal.

Bahkan, pada Rabu lalu (25/9) sudah ada monitoring dari Konsultan Kedutaan Australia. Karena Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) adalah program Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT). “Sehingga ada program yang hibah jalan 40 persen dari KIAT, tapi ada juga yang untuk monitoring pengerjaan fisik. Untuk pelebaran jalan di Puspo sifatnya hanya monitoring saja,” terangnya.

Untuk Puspo sendiri, terus dimonitoring rutin sampai selesai 100 persen mendatang. Pelebaran jalan Puspo sendiri adalah untuk mendukung jalan wisata ke Bromo.

Pelebaran jalan sepanjang 6,8 kilometer dari titik kilometer 84 sampai kilometer 90 di Kecamatan Puspo. Pelebaran di sisi kiri dan kanan sepanjang 1 meter. Maka, total pelebaran jalan dari Puspo selebar 8 meter. Selain itu, juga ada pengaspalan jalan untuk jalur yang dilebarkan.

Dikatakan setelah pelebaran selesai, saat ini kondisi lalu lintas sudah lancar kembali. Kendati masih ada pengaspalan di spot-spot tertentu, namun tidak mengganggu arus lalu lintas yang ke Tosari atau Bromo.

Pelebaran jalan wisata Puspo – Tosari merupakan program pelebaran jalan masuk dalam Program Hibah Jalan Daerah (PHJD). Untuk anggaran sebesar Rp 28,496 miliar yang dibiayai oleh DPA SKPD APBD Provinsi Jawa Timur.

Pelebaran jalan ini mendapatkan hibah sebagai akses kawasan strategis pariwisata nasional. Hibah sendiri diberikan setelah tahap verifikasi dari Kementerian PU setelah pengerjaan rampung. (eka/mie)

PUSPO, Radar Bromo – Masuk akhir September ini, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur menggenjot pelebaran jalan di Puspo. Targetnya semua pengerjaan sudah selesai pada 10 Oktober mendatang.

Suprijanto, staf Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur Wilayah Probolinggo di Pasuruan mengatakan bahwa sesuai jadwal, ditargetkan semua pengerjaan sudah selesai pada 10 Oktober atau kurang lebih 2 minggu lagi. Sehingga, saat ini dikatakan terus dikebut agar proses finishing bisa selesai tepat waktu.

“Saat ini terus kita kebut dan optimis bisa selesai sesuai jadwal. Karena untuk pelebaran jalan sendiri sudah rampung dan tinggal penyelesaian akhir saja,” terangnya.

Dari progres pengerjaan sampai Kamis (26/9), dikatakan sudah mencapai 97 persen dari target. Saat ini selain pengerjaan pelebaran kanan dan kiri jalan yang sudah selesai 100 persen. Pengerjaan tinggal penyempurnaan, kebersihan dan pengaspalan di spot-spot tertentu. Dengan target kurang 2 minggu dipastikan bisa selesai sesuai jadwal.

Bahkan, pada Rabu lalu (25/9) sudah ada monitoring dari Konsultan Kedutaan Australia. Karena Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) adalah program Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT). “Sehingga ada program yang hibah jalan 40 persen dari KIAT, tapi ada juga yang untuk monitoring pengerjaan fisik. Untuk pelebaran jalan di Puspo sifatnya hanya monitoring saja,” terangnya.

Untuk Puspo sendiri, terus dimonitoring rutin sampai selesai 100 persen mendatang. Pelebaran jalan Puspo sendiri adalah untuk mendukung jalan wisata ke Bromo.

Pelebaran jalan sepanjang 6,8 kilometer dari titik kilometer 84 sampai kilometer 90 di Kecamatan Puspo. Pelebaran di sisi kiri dan kanan sepanjang 1 meter. Maka, total pelebaran jalan dari Puspo selebar 8 meter. Selain itu, juga ada pengaspalan jalan untuk jalur yang dilebarkan.

Dikatakan setelah pelebaran selesai, saat ini kondisi lalu lintas sudah lancar kembali. Kendati masih ada pengaspalan di spot-spot tertentu, namun tidak mengganggu arus lalu lintas yang ke Tosari atau Bromo.

Pelebaran jalan wisata Puspo – Tosari merupakan program pelebaran jalan masuk dalam Program Hibah Jalan Daerah (PHJD). Untuk anggaran sebesar Rp 28,496 miliar yang dibiayai oleh DPA SKPD APBD Provinsi Jawa Timur.

Pelebaran jalan ini mendapatkan hibah sebagai akses kawasan strategis pariwisata nasional. Hibah sendiri diberikan setelah tahap verifikasi dari Kementerian PU setelah pengerjaan rampung. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/