alexametrics
25C
Probolinggo
Thursday, 21 January 2021

Gaet Pelajar-Mahasiswa Ikuti Sayembara Desain Logo City Branding

PASURUAN, Radar Bromo – Sayembara desain terbaik yang akan dijadikan logo city branding Kota Pasuruan telah dimulai. Pemkot Pasuruan melalui Bappelitbangda Kota Pasuruan memaksimalkan sosialisasi sayembara itu ke sejumlah sekolah dan kampus.

“Lomba city branding ini juga dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada talenta-talenta muda dalam mengembangkan bakat mereka di bidang desain komunikasi visual,” terang Kepala Bappelitbangda Kota Pasuruan, Adri Djoko Srijono.

Pemkot berkeinginan untuk menjaring desainer-desainer di tingkat pelajar maupun mahasiswa untuk bersaing menuangkan kreativitasnya dalam bentuk logo city branding. Selain berkompetisi, mereka juga bisa menjadikan sayembara itu sebagai ajang mengasah kemampuannya masing-masing.

“Kami berharap peserta lomba nantinya lebih memahami Kota Pasuruan secara lebih utuh untuk dituangkan dalam sebuah brand yang mampu mendongkrak investment, trade dan tourism di kota ini,” ujar Djoko.

Sosialisasi sekaligus pemasangan poster berisi pengumuman sayembara dilakukan di sejumlah sekolah dan kampus di Pasuruan, Senin (26/8). Sedikitnya, ada 25 lembaga pendidikan yang dituju. Diharapkan, keberadaan lembaga pendidikan di Pasuruan itu juga turut memunculkan pelajar atau mahasiswanya yang memiliki potensi dalam bidang desain logo.

Seperti yang terlihat di SMK Bayt Al Hikmah, Kota Pasuruan. Poster pengumuman sayembara itu telah terpasang di ruang kelas jurusan. Fauzan Arifin, salah seorang guru DKV (Desain Komunikasi Visual) di sekolah tersebut mengapresiasi upaya Pemkot Pasuruan menggagas city branding.

“Tentu kami akan mendukung karena programnya sangat menarik,” pria yang juga Humas SMK Bayt Al Hikmah itu.

Disamping itu, lanjut Fauzan, pihaknya juga akan segera menyampaikan sayembara tersebut ke seluruh siswa. Dengan begitu, para siswa memiliki gambaran lebih detail mengenai ketentuan sayembara.

“Kami akan memotivasi siswa-siswa kami, khususnya yang berpotensi di bidang desain. Insya Allah akan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tandasnya.

Disisi lain, Pemkot juga menjaring peserta sayembara dari kalangan umum. Sejauh ini, sosialisasi yang dilakukan cukup masif. Mulai dari pemasangan baliho dan banner di titik-titik strategis kota. Hingga publikasi online melalui akun facebook, instagram dan influencer. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU