alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Disperindag Usulkan Tambah Alat Jasa Perbaikan Untuk Ini

PANDAAN – Bidang Metrologi Kabupaten Pasuruan, terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan mengusulkan adanya alat untuk reparasi atau jasa perbaikan alat ukur pada 2019. Jasa reparasi ini diperlukan agar masyarakat tidak perlu menambah ongkos perbaikan jika alat ukur mereka rusak.

Kepala Bidang Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Daya Uji mengatakan, selama ini hampir sebagian besar alat ukur timbang yang ditera banyak yang rusak. “Bisa dibilang lebih 90 persen pasti perlu perbaikan alat ukur. Entah itu karena kerusakan minor ataupun sampai ganti spare part,” ujarnya.

Daya Uji mencontohkan, saat inspeksi mendadak di pasar tradisional. Timnya juga bekerja sama dengan pihak ketiga. Sehingga, jika ada alat timbang yang rusak, maka diperbaiki oleh pihak ketiga. Rata-rata perbaikan itu butuh ongkos antara Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu, tergantung tingkat kerusakan. Itu, belum perlu spare part yang diganti.

Dari alat timbang yang sudah diperbaiki baru bisa ditera ulang. Nah, selama ini karena harus membutuhkan pihak ketiga. Metrologi mengusulkan tahun depan bidang metrologi bisa memiliki alat reparasi atau jasa perbaikan sendiri. “Yang dibutuhkan alat-alat repair, seperti kompresor, grenda, genset, dan juga tidak mahal sekitar Rp 25 juta sudah komplet,” jelasnya.

Dengan adanya alat repair itu, nantinya metrologi tinggal memberikan honor untuk petugas yang melakukan jasa perbaikan. Sedangkan, untuk perbaikan alatnya gratis selain spare part yang harus diganti. “Ini untuk meningkatkan pelayanan agar metrologi juga bisa memberikan perbaikan gratis kami usulkan pada 2019,” ujarnya. (eka/fun)

PANDAAN – Bidang Metrologi Kabupaten Pasuruan, terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan mengusulkan adanya alat untuk reparasi atau jasa perbaikan alat ukur pada 2019. Jasa reparasi ini diperlukan agar masyarakat tidak perlu menambah ongkos perbaikan jika alat ukur mereka rusak.

Kepala Bidang Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Daya Uji mengatakan, selama ini hampir sebagian besar alat ukur timbang yang ditera banyak yang rusak. “Bisa dibilang lebih 90 persen pasti perlu perbaikan alat ukur. Entah itu karena kerusakan minor ataupun sampai ganti spare part,” ujarnya.

Daya Uji mencontohkan, saat inspeksi mendadak di pasar tradisional. Timnya juga bekerja sama dengan pihak ketiga. Sehingga, jika ada alat timbang yang rusak, maka diperbaiki oleh pihak ketiga. Rata-rata perbaikan itu butuh ongkos antara Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu, tergantung tingkat kerusakan. Itu, belum perlu spare part yang diganti.

Dari alat timbang yang sudah diperbaiki baru bisa ditera ulang. Nah, selama ini karena harus membutuhkan pihak ketiga. Metrologi mengusulkan tahun depan bidang metrologi bisa memiliki alat reparasi atau jasa perbaikan sendiri. “Yang dibutuhkan alat-alat repair, seperti kompresor, grenda, genset, dan juga tidak mahal sekitar Rp 25 juta sudah komplet,” jelasnya.

Dengan adanya alat repair itu, nantinya metrologi tinggal memberikan honor untuk petugas yang melakukan jasa perbaikan. Sedangkan, untuk perbaikan alatnya gratis selain spare part yang harus diganti. “Ini untuk meningkatkan pelayanan agar metrologi juga bisa memberikan perbaikan gratis kami usulkan pada 2019,” ujarnya. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/