alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Kera Liar Masih Meneror Warga Mayangan, Berhasil Kabur usai Ditembak

MAYANGAN, Radar Bromo– Kawasan kera liar tak hanya meresahkan warga Perumahan KTI RT 8/RW 8, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Kera juga berkeliaran di Perumahan Arum Permai, Kelurahan Mangunharjo.

Bahkan, Rabu (24/7) petang, ada seorang warga berusaha menangkap kera itu sempat digigit. Kamis (25/7), juga ada kera yang berusaha menggigit perempuan yang tengah berboncengan dengan suaminya ketika melintas di Perumahan Arum Permai.

Ketua RT 4/RW 5 Kelurahan Mangunharjo Gatot Subroto mengatakan, kera itu berkeliaran di Perumahan Arum Permai mulai Rabu (24/7). Saat itu, seekor kera terlihat turun dari atau salah satu rumah warga. Namun, kabur setelah dihalau. “Keranya melawan. Guling yang saya lempar ditangkap. Lalu, dibuat membersihkan mulutnya yang berlepotan nasi,” ujar Gatot.

Menurutnya, kera itu sempat makan nasi yang ditinggal istrinya di teras rumahnya. Serta, berusaha membuka toples biscuit di meja di terasnya. “Kuenya berantakan semua. Tapi, nggak terbuka. Hanya makan nasi sisa istri saya. Sempat dibedil oleh petugas TWSL (Taman Wisata Studi Lingkungan), kena lengannya, tapi masih kuat kabur,” ujar Gatot.

Ada yang menyebut kera ini milik Suntoro, warga setempat. Namun, istrinya membantak suaminya memelihara kera. Bahkan, ia mengaku juga hampir digigit kera yang dimaksud.

Kok malah saya dibilang yang punya kera. Justru saya yang mau digigit. Kera itu mengejar saya dan hampir menggigit kaki. Untung saya tendang. Akhirnya, keranya lari. Kejadiannya di Perumahan Arum Permai. Tidak tahun lari ke mana,” ujarnya. (rpd/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo– Kawasan kera liar tak hanya meresahkan warga Perumahan KTI RT 8/RW 8, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Kera juga berkeliaran di Perumahan Arum Permai, Kelurahan Mangunharjo.

Bahkan, Rabu (24/7) petang, ada seorang warga berusaha menangkap kera itu sempat digigit. Kamis (25/7), juga ada kera yang berusaha menggigit perempuan yang tengah berboncengan dengan suaminya ketika melintas di Perumahan Arum Permai.

Ketua RT 4/RW 5 Kelurahan Mangunharjo Gatot Subroto mengatakan, kera itu berkeliaran di Perumahan Arum Permai mulai Rabu (24/7). Saat itu, seekor kera terlihat turun dari atau salah satu rumah warga. Namun, kabur setelah dihalau. “Keranya melawan. Guling yang saya lempar ditangkap. Lalu, dibuat membersihkan mulutnya yang berlepotan nasi,” ujar Gatot.

Menurutnya, kera itu sempat makan nasi yang ditinggal istrinya di teras rumahnya. Serta, berusaha membuka toples biscuit di meja di terasnya. “Kuenya berantakan semua. Tapi, nggak terbuka. Hanya makan nasi sisa istri saya. Sempat dibedil oleh petugas TWSL (Taman Wisata Studi Lingkungan), kena lengannya, tapi masih kuat kabur,” ujar Gatot.

Ada yang menyebut kera ini milik Suntoro, warga setempat. Namun, istrinya membantak suaminya memelihara kera. Bahkan, ia mengaku juga hampir digigit kera yang dimaksud.

Kok malah saya dibilang yang punya kera. Justru saya yang mau digigit. Kera itu mengejar saya dan hampir menggigit kaki. Untung saya tendang. Akhirnya, keranya lari. Kejadiannya di Perumahan Arum Permai. Tidak tahun lari ke mana,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/