alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Pemuda asal Jl Wali Kota Gatot Kena DBD, Warga Minta Fogging

KANIGARAN – Memasuki kemarau bukan berarti aman dari demam berdarah dengue (DBD). Dika Dewantara, 25, warga Jalan Wali Kota Gatot, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, harus dilarikan ke rumah sakit. Dia dinyatakan positif terserang DBD.

Murni, orang tua Dika mengatakan, anaknya deman tinggi sejak Selasa (18/6). Dokter yang memeriksanya menyarankan agar dibawa ke rumah sakit. Namun, karena Dika masih bisa makan dan minum obat, perawatan dilakukan di rumahnya.

Keesokan harinya badannya mulai menggigil. Sehingga, dilakukan pemeriksaan ke laboratorium kesehatan. “Setelah hasilnya diketahui, semuanya normal. Hanya saja, trombositnya sangat rendah, yakni tertera 21,” ujarnya.

Karenanya, Sabu (22/6) sekitar pukul 12.00, Dika dilarikan ke Rumah Sakit Wonolangan, Kecamatan Dringu. Saat itu, Dika menghabiskan 5 kantong darah. Syukur, kini sudah mulai membaik. “Saat itu kondisinya dibilang kritis. Bahkan, ketika sudah menghabiskan lima kantong darah, trombositnya masih lama yang mau naik,” ujarnya.

Mendapati itu, pemerintah melakukan fogging di lingkungannya. Ia mengaku, juga sudah menyampaikan keinginannya ini melalui anggota DPRD. “Di sekitar daerah saya saat pileg (pemilihan legislatif) juga ada warga yang meninggal akibat DBD. Karena ribet, akhirnya saya tidak mengusulkan ke dinas terkait untuk di-fogging,” ujarnya.

Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo Mujiono mengatakan, pengasapan atau fogging dilakukan berdasarkan hasil penilaian tim penyuluh. Sebab, fogging tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab, dapat memperkebal nyamuk dan membahayakan manusia.

Menurutnya, fogging dilakukan berdasarkan pertimbangan yang sangat selektif. “Minimal ada penderita lain dan penderita panas yang tidak diketahui penyebabnya. Serta, adanya jentik di lingkungan. Termasuk kapan kejadian dan lain sebagainya. Nanti kami simpulkan,” ujarnya.

Jika kesimpulannya memerlukan fogging, maka timnya akan segera melakukan fogging. Jika tidak, maka akan dilakukan pemberantasan dengan cara 3M-plus. Yakni, menutup tempat penampungan air, menguras dan menyikat bak mandi, dan mengubur barang bekas yang memungkinkan terjadi genangan air. (rpd/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Berangkat Kerja, Warga Sumberdawesari Grati Tewas Tertabrak Truk

Korban diduga hendak mendahului kendaraan yang di depannya dari sisi kanan, bersamaan itu, ada truk kontainer yang melaju dari arah berlawanan.

CBR Tabrak Pejalan Kaki di Pandaan, Dua Korban Terluka

Dalam kejadian laka lantas ini, posisi pengendara motornya berada di pihak yang kurang menguntungkan.

Ada Gangguan di Ruang Penggilingan Batu Bara, PJB Unit 9 Terbakar

Pemulihan peralatan-peralatan yang rusak yang akan membutuhkan waktu perbaikan selama 3-5 hari.

Angkut 4.840 Liter Solar, Kapal Terbakar di Gili Ketapang  

Saat pemindahan solar menggunakan mesin pompa, diduga mengalami kebocoran selang.

Pria Tewas Leher Tersayat di Nguling, Polisi: Dugaan Awal Bunuh Diri

Pria dengan lengan penuh tato itu ditemukan telentang di sebuah ranjang bambu dengan leher terluka parah.